Menghadapi Ramadan 2026, Baznas menargetkan konsolidasi internal melalui pelantikan seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Baca Juga: Jubir PKS desak pemerintah untuk segera menetapkan banjir-longsor Sumatera sebagai bencana nasional
UPZ akan menjadi ujung tombak percepatan pengumpulan ZIS di berbagai wilayah dan instansi.
“UPZ akan dikumpulkan, disosialisasi, dan diberi arahan terkait program lima tahun ke depan,” tambahnya.
Media sebagai mitra transparansi publik
Ahmad menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam mengawal transparansi dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
BAZNAS Subang berencana menjalin kerja sama rutin dengan media, termasuk coffee break, konferensi pers berkala, dan penyampaian informasi ketika ada situasi urgen.
“Media adalah mitra. Kita sama-sama bekerja untuk keumatan, untuk Subang Ngabret, agar 155 ribu warga miskin di Subang bisa terbantu,” tuturnya.
Melalui penguatan regulasi, perluasan sumber ZIS, digitalisasi transparansi, dan kolaborasi lintas sektor, BAZNAS Subang menyiapkan arah baru untuk memperbesar manfaat zakat bagi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Subang.***
Artikel Terkait
Korlap Doa dan Aksi (Donasi) Palestina serahkan bantuan masyarakat Subang melalui Baznas Kabupaten Subang, ini jumlahnya!
Baznas Jabar bantah tuntas tuduhan korupsi Rp11 miliar, audit resmi: Tidak terbukti
Dari Subang untuk Indonesia: Assyifa Peduli dinobatkan sebagai tim kebencanaan teraktif di BAZNAS Awards 2025
Baznas Subang pastikan dana program 'Nyaah Ka Indung' 100 persen disalurkan ke lansia, tanpa potongan amil
BAZNAS harus jadi pilar kesejahteraan umat: Subang mulai seleksi pemimpin baru periode 2025–2030
Baznas Subang dilantik, Kang Rey tekankan transparansi dan target pengumpulan zakat naik 3 kali lipat
Ketua baru BAZNAS Subang bidik kenaikan pengumpulan ZIS hingga 5 kali lipat