Jubir PKS desak pemerintah untuk segera menetapkan banjir-longsor Sumatera sebagai bencana nasional

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 8 Desember 2025 | 22:53 WIB
Psikolog Muhammad Iqbal turut buka suara mengenai usulan bencana nasional di Sumatera (YouTube/Bambang Widjojanto)
Psikolog Muhammad Iqbal turut buka suara mengenai usulan bencana nasional di Sumatera (YouTube/Bambang Widjojanto)

GENMILENIAL.ID — Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus psikolog dan Associate Professor Universitas Paramadina, Muhammad Iqbal, mendesak pemerintah pusat agar musibah banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera segera ditetapkan sebagai bencana nasional.

Menurutnya, penetapan tersebut sangat penting untuk mempercepat mobilisasi sumber daya dan memperjelas regulasi bantuan agar pemulihan dapat berjalan maksimal.

Dorongan penetapan bencana nasional

Iqbal menyampaikan desakan tersebut melalui sebuah podcast yang diunggah pada kanal YouTube Bambang Widjojanto pada Senin, 8 Desember 2025.

Baca Juga: Bibit Siklon Tropis 93W dan 91S muncul bersamaan, BMKG peringatkan potensi hujan lebat dan gelombang tinggi

Ia menjelaskan bahwa penetapan status bencana nasional bukan berarti bencana terjadi di seluruh Indonesia, tetapi sebagai dasar hukum agar pemerintah pusat bisa mengerahkan sumber daya secara penuh.

“Bencana nasional kan maksudnya bukan seluruh Indonesia, tapi bagian dari ketatanegaraan agar resources bisa diturunkan,” ujarnya.

Iqbal menceritakan pengalamannya ketika turun langsung ke Langkat pascabanjir.

Ia bertemu warga yang mengaku baru menerima bantuan tiga hari setelah kejadian, itu pun tidak merata.

Baca Juga: DPR usul bentuk kementerian khusus bencana, soroti skala musibah nasional yang kian meningkat

Kondisi ini, menurutnya, memperkuat urgensi penetapan bencana nasional agar penanganan lebih cepat dan terkoordinasi.

“Kami melihat, kami mendukung pemerintah untuk segera menetapkan ini menjadi bencana nasional,” tegasnya.

Pemerintah diminta lebih royal kepada masyarakat

Iqbal menilai bahwa momentum bencana ini sekaligus menjadi cerminan hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X