GENMILENIAL.ID — PT Dahana menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat.
Bantuan diserahkan melalui Posko BNPB di rumah dinas Bupati Agam, Lubuk Basung, pada Senin, 1 Desember 2025.
Respons cepat untuk warga terdampak
GM Divisi Kuari dan Konstruksi PT Dahana, Ryan Noverie Pasoreh, menegaskan bahwa pengiriman bantuan dilakukan sebagai langkah tanggap darurat perusahaan.
Baca Juga: Sido muncul salurkan bantuan Rp900 juta untuk pemulihan korban bencana di Sumatera
“Kami mewakili manajemen dan seluruh karyawan PT Dahana turut berduka atas musibah ini. Kehadiran kami adalah untuk memberikan dukungan moral dan materil agar warga tidak merasa sendirian,” ujar Ryan.
Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Kondisi lapangan: Banjir bandang dan longsor lumpuhkan akses
Cuaca ekstrem yang memicu banjir bandang dan longsor membuat sejumlah wilayah, terutama Kabupaten Agam, mengalami kerusakan berat. Akses jalan sempat terputus dan aktivitas warga lumpuh total.
Banyak keluarga harus mengungsi ke tempat aman lantaran rumah mereka terendam atau berada di zona rawan longsor.
Isi bantuan dan dukungan personel lapangan
Bantuan PT Dahana terdiri dari beras, mie instan, minyak goreng, air mineral, telur, dan popok bayi.
Selain itu, perusahaan juga mengirimkan personel dari site project PT Semen Padang, Nanjar Nuryana, untuk membantu tim penyelamat di lapangan.
Artikel Terkait
UMKM Mitra Dahana ikuti inkubasi bisnis TJSL, siap naik kelas dan go digital
Kukuhkan budaya K3, PT Dahana sabet penghargaan bergengsi di HKN ke-61 Jawa Barat
Kepala BNPB akui salah nilai bencana di Tapanuli Selatan, minta penanganan dipercepat dan soroti pengungsi terlalu lama di tenda
Gubernur Dedi Mulyadi siapkan moratorium penebangan hutan, ingatkan pentingnya menjaga bumi
BNPB hingga BMKG soroti lemahnya mitigasi daerah: Pemda diminta tak lagi menyalahkan curah hujan
Material kayu gelondongan terbawa banjir di Sumatera, DPR sebut ada masalah serius di hulu dan desak evaluasi kehutanan
Sido muncul salurkan bantuan Rp900 juta untuk pemulihan korban bencana di Sumatera