Kang Akur ajak pemuda Subang siap hadapi era industri: Generasi Emas 2045 milik anda!

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 27 Oktober 2025 | 17:44 WIB
Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi berikan sambutan sekaligus membuka Jambore Pemuda Subang Tahun 2025 yang digelar di Gedung Cadika dan Camping Area Cadika Subang, Senin, 27 Oktober 2025 (Dok. Istimewa)
Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi berikan sambutan sekaligus membuka Jambore Pemuda Subang Tahun 2025 yang digelar di Gedung Cadika dan Camping Area Cadika Subang, Senin, 27 Oktober 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi atau akrab disapa Kang Akur, mengajak para pemuda Kabupaten Subang untuk berlari kencang menyongsong perubahan menuju Indonesia Emas 2045.

Pesan itu ia sampaikan saat membuka Jambore Pemuda Subang Tahun 2025 yang digelar di Gedung Cadika dan Camping Area Cadika Subang, Senin, 27 Oktober 2025.

Acara yang mengusung tema 'Pemuda Bergerak, Subang Ngabretini diikuti 100 peserta dari berbagai sekolah, kampus, dan organisasi kepemudaan di Subang.

Baca Juga: Cak Imin: Kamboja bukan tempat aman untuk pekerja migran Indonesia

Pemuda harus jadi motor perubahan

Dalam sambutannya, Kang Akur menegaskan bahwa masa depan Subang dan Indonesia berada di tangan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan cepat di tengah transformasi industri dan digitalisasi daerah.

“Pemuda di Kabupaten Subang harus semakin ngabret. Yang bisa lari kencang memang anak muda. Sekitar 45 persen penduduk Subang adalah pemuda, dan saat ini kita sedang masuk masa industrialisasi dan digitalisasi,” ujarnya.

Menurutnya, pemuda bukan hanya pelengkap pembangunan, tetapi aktor utama dalam menentukan arah perubahan daerah.

“Generasi Indonesia Emas 2045 adalah milik anda. Mulailah dari sekarang. Bupati urang anak muda, jadi lumpatna tarik, ayo ikut berlari kencang,” serunya.

Baca Juga: LMKN dituding menyimpang dari amanat UU, para musisi siap gugat ke MA: Kami tak butuh laporan ke menteri, tapi ke pencipta lagu

Jambore bukan sekadar kemah

Kang Akur juga mengingatkan bahwa Jambore Pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial atau tempat berkemah bersama.

Ia berharap kegiatan ini menjadi ajang transfer knowledge, penguatan kepemimpinan, dan kolaborasi antarpemuda dari berbagai wilayah.

“Bukan sekadar kemah, tapi bagaimana ada transfer pengetahuan, pengalaman, kepemimpinan, dan meningkatnya kolaborasi pemuda,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X