Soe Hok Gie: 7 Kutipan yang harus diingat pemuda hari ini

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 26 April 2025 | 23:42 WIB
Buku Soe Hok Gie dan secangkir kopi (Instagram.com/@nyala.buku)
Buku Soe Hok Gie dan secangkir kopi (Instagram.com/@nyala.buku)

 

GENMILENIAL.ID - Di tengah derasnya arus zaman, suara jernih Soe Hok Gie tetap menjadi pelita.

Melalui kata-katanya, Gie menulis tentang idealisme, perjuangan, kesendirian, hingga cinta kepada tanah air — warisan pemikiran yang tak lekang oleh waktu.

Berikut tujuh kutipan pilihan Soe Hok Gie yang relevan dan perlu diingat oleh pemuda masa kini:

1. "Lebih baik diasingkan daripada menyerah pada kemunafikan."

Baca Juga: Puisi-puisi pilihan Soe Hok Gie: Suara sunyi yang tak pernah padam

Kalimat ini menjadi semacam kredo bagi siapa saja yang ingin tetap jujur dan setia pada prinsip.

Dalam dunia yang kerap penuh kepalsuan, keberanian untuk 'terasing' adalah harga dari kejujuran.

2. "Hanya ada dua pilihan: menjadi apatis atau mengikuti arus. Tapi aku memilih untuk menjadi manusia merdeka."

Gie mengingatkan bahwa menjadi pemuda berarti memilih jalan yang sulit: berpikir bebas, bersikap kritis, dan menolak sekadar ikut-ikutan.

Baca Juga: Menyelami pemikiran Soe Hok Gie: Inspirasi abadi untuk pemuda masa kini

3. "Kami bercita-cita menjadi manusia bebas. Manusia yang berani memilih."

Kebebasan dalam pemikiran dan tindakan menjadi pusat idealisme Gie.

Ia menolak segala bentuk penyeragaman yang membunuh nurani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X