Milangkala Desa Cikadu: Ketika warga menjadi penjaga warisan dan penggerak kemajuan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 5 Juli 2025 | 17:36 WIB
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR turut hadiri Milangkala Desa Cikadu ke 46, Sabtu 5 Juli 2025 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR turut hadiri Milangkala Desa Cikadu ke 46, Sabtu 5 Juli 2025 (Dok. Istimewa)

 

GENMILENIAL.ID – Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe, justru meneguhkan identitasnya melalui budaya.

Hal itu tampak dalam peringatan Milangkala ke-46 Desa Cikadu, Sabtu, 5 Juli 2025, yang berlangsung semarak sekaligus sarat nilai tradisi.

Peringatan ulang tahun desa ini tak sekadar seremonial, melainkan menjadi wujud konkret keterlibatan warga dalam menjaga warisan budaya dan menghidupkan semangat gotong royong.

Dari pawai alegoris, lomba dongdang dan tumpeng, hingga pertunjukan seni lokal, seluruh rangkaian acara menunjukkan bahwa warga bukan sekadar penonton, melainkan pelaku aktif pelestarian tradisi.

Baca Juga: ESAI: Menyoal SPMB dan upaya pembentukan karakter siswa

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita B.R yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasinya atas semangat masyarakat Cikadu.

Menurutnya, pelibatan warga dalam perayaan budaya seperti ini adalah bentuk pembangunan berbasis akar lokal yang perlu terus diperkuat.

Kemeriahan acara Ibu-ibu pada Milangkala ke 46 Desa Cikadu, Kabupaten Subang
Kemeriahan acara Ibu-ibu pada Milangkala ke 46 Desa Cikadu, Kabupaten Subang (Dok. Istimewa)

“Desa Cikadu telah memberi contoh bahwa membangun desa bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga merawat jati diri dan kekayaan budaya. Saya mengapresiasi partisipasi warga yang luar biasa,” ujar Bupati Reynaldy.

Kehadiran Bupati bersama jajaran dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bagian Tata Pemerintahan, dan Camat Cijambe, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun desa secara utuh, baik secara fisik maupun kultural.

Baca Juga: Menteri UMKM Maman Abdurrahman tegaskan tak ada uang negara untuk perjalanan istri ke Eropa

Kemeriahan milangkala tahun ini juga menjadi refleksi perjalanan panjang Desa Cikadu.

Di usia ke-46, desa ini tak hanya bertumbuh secara administrasi dan pembangunan, tapi juga tumbuh dalam kesadaran kolektif warganya untuk merawat tradisi sebagai bagian dari daya saing desa di masa depan.*** 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X