esai

ESAI: Saatnya bangkit! seruan untuk kaum muda terpelajar Subang di tengah tantangan dan peluang zaman

Jumat, 25 April 2025 | 21:24 WIB
Yaya Suryana - Jurnalis

Subang, sebuah kabupaten yang memiliki potensi besar, kini tengah menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi.

Angka kemiskinan yang masih cukup tinggi, rata-rata pendidikan yang hanya mencapai kelas IX, dan tingkat pengangguran yang relatif besar, menjadi beberapa isu yang perlu dihadapi secara serius.

Namun, di balik segala tantangan tersebut, ada peluang besar yang dapat dimanfaatkan, khususnya oleh kaum muda terpelajar yang memiliki tanggung jawab dan peran penting dalam mendorong perubahan.

Baca Juga: Subang siap jadi basis kendaraan listrik, Prof. Chen Qing Quan akan kunjungi Subang bawa 50 investor raksasa

Kaum muda terpelajar, yang sebagian besar sudah menempuh pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi, seharusnya menjadi kekuatan utama dalam pergerakan sosial yang dapat membawa Subang keluar dari berbagai permasalahan tersebut.

Mereka memiliki kapasitas untuk berpikir kritis, kreatif, dan solutif terhadap persoalan yang ada, terutama dalam mendukung kemajuan daerah.

Namun, yang lebih penting adalah bagaimana mereka dapat menggerakkan diri untuk berkontribusi secara langsung terhadap perubahan positif di Subang, terutama di bidang pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Subang, di bawah kepemimpinan Bupati muda Reynaldi Putra Andita, telah menunjukkan komitmennya untuk mengatasi masalah-masalah infrastruktur yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat.

Baca Juga: Subang bersiap jadi pusat industri kendaraan listrik, 50 perusahaan raksasa Tiongkok siap investasi

Salah satu target utamanya adalah menyelesaikan pembangunan jalan dalam dua tahun ke depan.

Proyek ini akan membuka akses yang lebih baik antara berbagai wilayah di Subang, meningkatkan mobilitas barang dan orang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi.

Inilah saat yang tepat bagi kaum muda terpelajar untuk bergabung dan turut serta dalam mempercepat realisasi proyek ini, baik dalam hal pemikiran, pengawasan, maupun kontribusi langsung dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Namun, peran kaum muda terpelajar tidak cukup hanya dengan mendukung kebijakan infrastruktur saja. Ada banyak ruang publik yang bisa mereka isi, baik melalui bidang pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan publik lainnya.

Baca Juga: PAN isyaratkan dukung Prabowo maju capres di Pilpres 2029, Zulhas: Kalau wapres kita bicara

Halaman:

Tags

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB