esai

ESAI: Jurnalis bukan musuh, tapi pilar demokrasi

Rabu, 9 April 2025 | 19:40 WIB
Yaya Suryana - Jurnalis

Baca Juga: Bupati Subang pimpin upacara dan ziarah TMP Cidongkol peringati HUT ke-77 Kabupaten Subang

Kedua, negara harus memperkuat sistem perlindungan bagi jurnalis, termasuk membangun kesadaran publik bahwa kerja jurnalistik bukan ancaman, tapi kebutuhan.

Kebebasan pers adalah oksigen bagi demokrasi. Tanpa jurnalis yang bebas dan aman, bangsa ini akan hidup dalam kegelapan informasi. Dan bila negara terus diam, maka demokrasi pun perlahan-lahan akan mati.

Yaya Suryana, Jurnalis dan Alumni Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Halaman:

Tags

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB