Pemerintah daerah kemudian didorong memanfaatkan fasilitas yang tersedia di tingkat desa untuk mendukung layanan PAUD.
Kelompok bermain rintisan juga menjadi salah satu opsi dalam memperluas akses pendidikan bagi anak usia dini.
PAUD bukan tempat mengejar baca tulis hitung
Di tengah upaya memperluas akses, Bunda PAUD Kabupaten Subang Ega Anjani Reynaldy menyoroti persoalan lain yang tidak kalah penting, yakni cara pandang orang tua terhadap pendidikan anak usia dini.
Ega menilai sosialisasi program harus menyasar orang tua karena masih terdapat anggapan bahwa anak yang lebih cepat menguasai kemampuan membaca, menulis, dan berhitung merupakan indikator keberhasilan pendidikan usia dini.
“Kita mau mengubah pola pikirnya bahwa memang anak usia dini itu untuk waktunya mereka bermain, ya kan? Bukan untuk fokus belajar,” kata Ega.
Menurutnya, PAUD tetap dapat mengenalkan konsep dasar seperti huruf dan angka. Namun, prosesnya harus menggunakan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik serta tahap tumbuh kembang anak.
Pendidikan prasekolah juga diarahkan untuk membangun karakter, kemampuan sosial, kemandirian, serta perkembangan motorik halus dan kasar.
“Dan nanti saya juga akan menekankan bahwa PAUD itu adalah hak anak pra-sekolah satu tahun. Jadi tidak bisa digantikan oleh kursus lainnya,” tegas Ega.
Data anak hingga sarana jadi pekerjaan bersama
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Heri Sopandi, S.Sos., M.M.Pd., menekankan pendidikan anak usia dini harus diberikan sesuai tahap tumbuh kembang.
Menurut Heri, masa usia dini membutuhkan stimulasi melalui aktivitas bermain, interaksi, eksplorasi, dan pembelajaran yang sesuai usia.
Artikel Terkait
Diikuti siswa TK dan Paud se-Kecamatan Pagaden, SDIT Subulul Khoir Jabong gelar Festival Anak Sholeh Tahun 2025
Kementerian PKP genjot akses hunian layak, serahkan rumah subsidi untuk pekerja informal dan guru PAUD
Wajib PAUD 1 tahun jadi benteng anak di era gadget dan makanan instan
Viral pengakuan guru PAUD digaji Rp100 ribu–Rp300 ribu sebulan, ada yang mengajar hingga 16 tahun
Viral orang tua siswa ungkap kondisi roti MBG anaknya yang masih PAUD, penuh belatung dari SPPG di Pecangaan Jepara
Bunda PAUD Subang soroti anak masuk SD tanpa TK, dorong wajib belajar 1 tahun prasekolah
Momentum HAN 2026, Bunda PAUD Subang dorong PAUD ramah anak dan bebas perundungan