GENMILENIAL.ID – Gempuran gadget dan pola makan instan menjadi ancaman serius bagi tumbuh kembang anak usia dini.
Hal ini mengemuka dalam kegiatan Advokasi Kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah yang dihadiri Bunda PAUD se-Jawa Barat di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), Lembang, Selasa 26 Agustus 2025.
Golden Age butuh perlindungan
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dr. H. Purwanto, menegaskan masa usia dini adalah periode emas yang menentukan arah tumbuh kembang anak.
Baca Juga: 3 Prinsip investasi abadi Benjamin Graham: Warisan untuk investor modern
“Anak usia 6 tahun ke bawah merupakan masa kritis yang harus tersentuh pendidikan yang benar. Kita menyebutnya Golden Age,” tegasnya.
Namun, menurut Purwanto, ada dua ancaman besar yang mengintai: pola makan serba instan dan penggunaan gadget tanpa kontrol.
“Kalau dibiarkan, program makan bergizi gratis Presiden Prabowo bisa sia-sia. Banyak anak sudah mengalami gagal ginjal hingga cuci darah akibat asupan yang salah,” jelasnya.
Sementara itu, gadget dinilai turut memengaruhi karakter dan pola pikir anak.
Baca Juga: Kesepakatan mangkrak, Jepang desak AS segera turunkan tarif impor mobil dan suku cadang
“Melalui gadget, mereka bisa bergaul dengan siapa pun, kapan pun, dan mengakses apa pun tanpa kontrol orang tua,” tambahnya.
Peran strategis bunda PAUD
Kepala BBPMP Jawa Barat, Komalasari, menyebut Bunda PAUD sebagai figur penggerak yang dapat mengedukasi masyarakat.
Tujuan dari kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah adalah meningkatkan angka partisipasi sekolah sekaligus menyiapkan anak menghadapi tantangan era digital.
Artikel Terkait
HUT ke 57, PT DAHANA gelar lomba Pentas Kreasi Seni antar PAUD se-Kabupaten Subang
Panen Karya P5, PLT Kepala Sekolah SMPN 3 Subang ajak tenaga pendidik untuk bertranformasi menuju era digitalisasi
Gelar P5, para pelajar SMPN 1 Subang tampilkan berbagai macam kesenian daerah yang memukau
Diikuti siswa TK dan Paud se-Kecamatan Pagaden, SDIT Subulul Khoir Jabong gelar Festival Anak Sholeh Tahun 2025
Kementerian PKP genjot akses hunian layak, serahkan rumah subsidi untuk pekerja informal dan guru PAUD
SIGAP SDN Pasirkareumbi: Disiplin pagi, karakter anak bangkit!
Program SIGAP SDN Pasirkareumbi disambut hangat orang tua: Anak jadi lebih mandiri dan disiplin