Ia menegaskan, tanpa kolaborasi yang kuat, upaya menciptakan pendidikan yang inklusif dan merata akan sulit terwujud.
Baca Juga: Putusan MK soal kerugian negara berpotensi ubah nasib terdakwa korupsi
Wajib prasekolah diperkuat
Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Subang turut berpartisipasi dalam penandatanganan Komitmen Bersama Implementasi Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah bersama Bunda PAUD kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas sekaligus mempersiapkan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.
Rangkaian kegiatan HAN 2026 juga diisi dengan edukasi mitigasi bencana melalui permainan Petualangan Tangguh Siaga Bencana serta seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber di bidang pendidikan dan parenting.
Baca Juga: Cegah korupsi lahan, Bupati Subang teken komitmen bersama di Jabar
Harapan jadi aksi nyata
Melalui momentum ini, Ega berharap komitmen terhadap penguatan layanan PAUD tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi diwujudkan dalam langkah nyata.
Ia menilai, upaya menghadirkan PAUD ramah anak dan bebas perundungan harus menjadi gerakan bersama untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter di masa depan.***
Artikel Terkait
Ega Anjani Reynaldy tegaskan Posyandu Subang siap bertransformasi, tak lagi hanya urus kesehatan
Ega Anjani: Dongeng adalah pondasi golden age anak Subang, bukan sekadar hiburan
Dukung kualitas belajar, ratusan siswa di Subang terima kacamata gratis dari PKK
Fashion Show PKK Jabar jadi panggung pemberdayaan perempuan, Ega Anjani dorong UMKM naik kelas
Bunda PAUD Subang soroti anak masuk SD tanpa TK, dorong wajib belajar 1 tahun prasekolah
DPRD Subang soroti KUA-PPAS 2026, Bupati akui tekanan fiskal dan dorong perda olahraga
Cegah korupsi lahan, Bupati Subang teken komitmen bersama di Jabar