Selain perundungan secara langsung, Ucu juga menyoroti meningkatnya kasus cyber bullying di kalangan pelajar.
Baca Juga: Frendry Dona jadi buronan, diduga kendalikan laboratorium vape etomidate di Jakarta
Bentuknya beragam, mulai dari komentar jahat, penyebaran hoaks, hingga pengucilan di dunia digital.
Fenomena ini dinilai semakin mengkhawatirkan karena terjadi di ruang maya yang sulit diawasi secara langsung.
“Orang tua harus lebih aktif mengawasi penggunaan gawai anak, termasuk membatasi waktu penggunaan agar tidak terpapar hal-hal negatif,” ujarnya.
Butuh peran semua pihak
Ucu menegaskan bahwa pencegahan perundungan tidak bisa dilakukan oleh sekolah saja. Diperlukan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Siswa SD terjatuh dari lantai 3 Pasar Serangan Bali, sempat terekam video
Komunikasi terbuka menjadi kunci utama agar anak merasa aman untuk bercerita tentang apa yang mereka alami, baik di sekolah maupun di rumah.
“Dengan kemajuan teknologi saat ini, perkembangan anak sangat cepat. Maka diperlukan upaya kreatif, komunikatif, dan terbuka dari semua pihak untuk mencegah dampak negatif,” katanya.
Melalui deklarasi ini, SMPN 6 Subang berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, sekaligus membentuk karakter siswa yang saling menghargai.***
Artikel Terkait
Maraknya kasus bullying, Ketua PGRI Subang: Banyak guru ragu dalam mendisiplinkan siswa, takut dikriminalisasi
Natalius Pigai ultimatum pemerintah dan swasta: Segera buat aturan anti-bullying dalam sebulan atau KEMENHAM bertindak
Kisah tragis siswa SMPN 19 Tangsel diduga jadi korban bullying, sempat koma sebelum meninggal dunia
Tangis keluarga pecah di pemakaman MH, siswa SMPN 19 Tangsel yang diduga jadi korban bullying
Kasus viral diduga bullying di SMP Tangsel: Polisi selidiki kekerasan hingga kondisi medis korban
Dua kasus berat pecah dalam sepekan, bullying di sekolah dianggap darurat: DPR, Presiden, hingga Mendikdasmen turun tangan
Kronologi siswa SMKN 1 Ciomas lompat ke Sungai Cisadane, sekolah bantah dugaan bullying