Kronologi siswa SMKN 1 Ciomas lompat ke Sungai Cisadane, sekolah bantah dugaan bullying

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 4 Februari 2026 | 03:05 WIB
Pencarian siswa SMKN 1 Ciomas yang melompat ke Sungai Cisadane, Bogor (Instagram/bpbd.kotabogor)
Pencarian siswa SMKN 1 Ciomas yang melompat ke Sungai Cisadane, Bogor (Instagram/bpbd.kotabogor)

GENMILENIAL.ID — Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang siswa SMKN 1 Ciomas, Kabupaten Bogor, yang dilaporkan hanyut setelah melompat ke Sungai Cisadane.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis petang, 29 Januari 2026, di Jembatan Loji, Bogor Barat.

Siswa berinisial MY itu diketahui melompat ke aliran Sungai Cisadane secara tiba-tiba saat dalam perjalanan pulang menuju panti asuhan tempatnya tinggal.

Hingga kini, proses pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur.

Baca Juga: Ibunda Keisya Levronka ungkap kronologi kecelakaan putranya di kampus, 2 tahun bungkam kini tagih tanggung jawab

Pihak sekolah dihubungi polisi jelang tengah malam

Pihak SMKN 1 Ciomas mengungkapkan, Kepala Sekolah menerima telepon dari Polsek Bogor Barat pada Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB, setelah MY diketahui belum kembali ke panti asuhan.

Selama kurang lebih 30 menit, pihak sekolah berupaya menghimpun informasi dari teman-teman terdekat MY untuk mengetahui keberadaannya.

Namun karena tidak ditemukan, laporan orang hilang kemudian dibuat bersama pihak panti asuhan pada Jumat dini hari, 30 Januari 2026, sekitar pukul 00.30 WIB.

Baca Juga: Viral boneka ‘kuda menangis’ laris manis jelang Imlek 2026, dinilai wakili perasaan pekerja kantoran

Saksi ungkap MY meminta berhenti di jembatan

Kronologi melompatnya MY ke Sungai Cisadane diketahui dari keterangan saksi kunci berinisial F, yang saat itu berboncengan sepeda motor dengan korban.

“Korban bersama saksi baru saja selesai berkumpul di rumah seorang teman mereka. Saat melintasi Jembatan Sungai Cisadane, korban meminta kendaraan dihentikan secara mendadak,” ungkap pihak sekolah dalam keterangan resmi, Minggu, 1 Februari 2026.

Setelah kendaraan berhenti, MY langsung melompat ke sungai tanpa sempat dicegah.

Sekolah tegaskan tidak ada bullying

Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat, pihak SMKN 1 Ciomas secara tegas membantah dugaan bahwa MY merupakan korban perundungan di lingkungan sekolah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X