Untuk bisa tetap melaju di jalur licin, para guru dan warga setempat terpaksa memasang rantai pada ban motor.
Cara darurat itu dilakukan agar kendaraan tidak selip saat melintasi lumpur tebal.
Baca Juga: Ngaku dibegal, akuntan SPPG di Aceh Utara diduga rekayasa kasus demi tutupi penggelapan Rp59 juta
“Dirantai ini bannya,” kata seorang guru sambil menunjuk ban motor rekannya.
Praktik tersebut menjadi gambaran nyata betapa ekstremnya kondisi infrastruktur jalan yang harus dilalui para pendidik setiap hari demi menjalankan tugas.
Tuai keprihatinan warganet
Usai viral, video tersebut langsung dibanjiri komentar warganet yang menunjukkan empati dan keprihatinan.
Banyak yang menilai kondisi tersebut mencerminkan ketimpangan pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah.
Baca Juga: Bukan soal keberuntungan, Coach Justin tegaskan Iran lawan mengerikan di final AFC Futsal 2026
“Sedihnya, memang kenyataan yang mengabdi di desa-desa seperti itu. Saya juga merasakan. Semangat kawan senasib,” tulis akun @wahj.
“Makin banyak yang spill biar tau kondisi Lampung ini parah dan sudah tahunan,” tulis akun @sel**********a.
“Tetap semangat Pak Guru, Bu Guru,” tulis akun @pam***9.
Rencana perbaikan jalan masih terbatas
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) sebelumnya telah mengumumkan rencana perbaikan jalan pada tahun 2026, sejak akhir Desember 2025.
Baca Juga: Masjid tak lagi sekadar tempat salat, KOMPAK dorong transformasi sosial dari Subang
Artikel Terkait
Guru di Pidie Jaya Aceh viral menangis usai laptop sekolah tertimbun lumpur, ungkap banyak data pensiun guru senior
Terobos banjir demi mengajar, aksi guru matematika SMK Serang ini tuai salut warganet
Guru honorer di Muaro Jambi dipolisikan usai razia rambut siswa, curhat ke DPR: Suami saya ditahan 3 bulan
Soroti upah guru honorer tak sampai UMR, Ferry Irwandi sebut ada yang digaji Rp60 ribu per bulan
ESAI: Sekjen Kemenag dan ikhtiar membela guru madrasah swasta
Viral guru honorer asal Blitar ungkap gaji Januari 2026 Rp144 ribu, harap pemerintah lebih peduli
Viral perjuangan guru di Padang Pariaman kunjungi rumah siswa, lewati sawah hingga naik bukit