- Keadilan dalam pembagian pendapatan dan data.
- Jurnalisme berkualitas yang diprioritaskan algoritma.
- Transparansi algoritma agar setiap perubahan distribusi berita dapat diawasi.
Niken mengusulkan bentuk kolaborasi konkret seperti negosiasi lisensi berbayar, pelatihan bersama platform, transparansi data, sindikasi konten investigatif, hingga pembangunan shared ad network.
Publisher minta standar baru agar ekosistem tetap kredibel
Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Visi Media Asia Tbk, Neil Tobing, menegaskan perlunya empat pilar kesetaraan antara media dan platform digital, penilaian nilai ekonomi berita, penyusunan aturan teknis Perpres 32 Tahun 2024, peningkatan kredibilitas media, dan batas negosiasi agar independensi editorial tidak tergerus.
Menurut Neil, kolaborasi harus menjamin prinsip non-kompromi, kebebasan redaksi, integritas algoritma distribusi, perlindungan data publik, dan privasi audiens.
Insentif pajak untuk media masih terbuka
Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Madya DJP Kemenkeu, Timon Pieter, menyebut media berpeluang mendapat insentif vokasi, riset, hingga ekonomi digital. Namun insentif khusus untuk industri pers belum ada.
“Kalau butuh insentif khusus, harus diajukan dengan justifikasi kuat,” ujarnya.
Bappenas masukkan penguatan media ke RPJPN 2025–2045
Perencana Ahli Muda Bappenas, Yunes Herawati, memaparkan bahwa penguatan media berkualitas masuk dalam RPJPN 2025–2045 melalui standar BEJO’S yakni Bertanggung Jawab, Edukatif, Jujur, Objektif, dan Sehat Industri.
Baca Juga: Gubernur Mualem soroti respons BNPB soal bencana Aceh: Evakuasi lambat hingga boat tak berfungsi
AJI: Masa depan jurnalisme bergantung pada kesejahteraan jurnalis
Ketua AJI Indonesia, Nany Afrida, menyebut persoalan utama industri media adalah kesejahteraan jurnalis: upah di bawah UMR, kontrak tidak jelas, hingga PHK sepihak.
Platform dan donor, tegasnya, harus menetapkan syarat kesejahteraan sebagai prasyarat pendanaan.
Artikel Terkait
Curigai meninggalnya jurnalis Juwita, PWI dan AJI desak kepolisian usut tuntas dan siapkan pengacara
BRI Mediapreneur Talks Promedia bakal digelar di Kota Serang, Banten: Bahas tuntas tantangan jurnalis di era digital
Mengenal AJI: Organisasi jurnalis independen yang konsisten kawal kebebasan pers
Kebebasan pers di Indonesia semakin memburuk, AJI desak perlindungan yang lebih kuat
Mediapreneur Talks Promedia hadir di Banten, ajak jurnalis dan pengusaha media bangun bisnis berkelanjutan berbasis kolaborasi
Meriah! Puluhan jurnalis Subang rayakan HUT ke-80 RI dengan aneka lomba Agustusan
Biro Pers Istana dikabarkan cabut ID Card jurnalis, CEO Promedia: Jangan rusak citra Presiden!