Banjir Aceh disebut bak tsunami kedua, lihat lagi gentingnya rapat darurat era SBY saat bencana pertama melanda di 2004

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 7 Desember 2025 | 15:35 WIB
Menyoroti bencana banjir bandang yang melanda Provinsi Aceh yang disebut seperti peristiwa tsunami kedua di Tanah Rencong (Dok. Pemkab Aceh Barat Daya)
Menyoroti bencana banjir bandang yang melanda Provinsi Aceh yang disebut seperti peristiwa tsunami kedua di Tanah Rencong (Dok. Pemkab Aceh Barat Daya)

GENMILENIAL.ID — Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang 18 kabupaten di Aceh pada akhir November 2025 kembali memunculkan luka lama bagi masyarakat Tanah Rencong.

Besarnya dampak kerusakan hingga banyaknya wilayah terisolasi membuat sejumlah pihak menyebut bencana ini bak 'tsunami kedua', mengingatkan pada tragedi besar 2004 yang mengguncang Aceh dan seluruh dunia.

Upaya penanganan pascabencana kini terus digencarkan pemerintah pusat dan daerah, termasuk dukungan TNI–Polri serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga: Gubernur Mualem soroti respons BNPB soal bencana Aceh: Evakuasi lambat hingga boat tak berfungsi

Kondisi lapangan yang masih berubah setiap hari membuat koordinasi lintas-instansi terus diperbarui agar pemulihan berjalan cepat dan tepat.

Prabowo tiba di Aceh tinjau penanganan bencana

Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, pada Minggu, 7 Desember 2025, untuk melihat langsung perkembangan terbaru penanganan banjir dan longsor.

Setibanya di Aceh, ia menerima laporan dari pemerintah daerah dan jajaran instansi yang bertanggung jawab di lapangan.

Prabowo dijadwalkan meninjau titik-titik yang terdampak paling parah, sekaligus mengevaluasi percepatan penyaluran bantuan dan pemulihan fasilitas umum.

Baca Juga: Kontroversi 3 Bupati Aceh tak sanggup atasi bencana: Wamendagri anggap wajar, Mualem justru semprot dan buka pintu undur diri

Arahannya saat ratas di Hambalang

Sebelum terbang ke Aceh, Prabowo lebih dulu memimpin rapat terbatas (ratas) di kediamannya di Hambalang, Bogor, pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa ratas ini diarahkan untuk percepatan penanganan bencana di Sumatera, mulai dari Aceh, Sumatera Utara (Sumut), hingga Sumatera Barat (Sumbar).

Tiga fokus utama yang ditekankan Prabowo meliputi:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X