GENMILENIAL.ID — Fenomena kemunculan lubang raksasa atau sinkhole di lahan persawahan Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, mendadak viral di media sosial dan mengundang perhatian publik luas.
Dalam unggahan akun Instagram @pembasmii.kehaluan pada Senin, 12 Januari 2026, sinkhole tersebut kini ramai didatangi warga dan bahkan berubah menjadi objek wisata dadakan.
Meski area di sekitar lubang sudah dipasangi palang pembatas, ratusan orang tetap berdatangan setiap hari.
“Setiap hari, ratusan pengunjung datang menimba airnya, meski area sudah dipalang,” tulis akun tersebut.
Sebagian warga meyakini air yang keluar dari lubang sinkhole memiliki khasiat menyembuhkan penyakit.
Tak sedikit pengunjung yang datang membawa galon lengkap dengan keran untuk mengisi air dan membawanya pulang.
Air sinkhole berubah warna, warga makin percaya khasiat
Dalam unggahan yang sama disebutkan, sinkhole yang muncul sejak 4 Januari 2026 itu awalnya mengeluarkan air berwarna cokelat sebelum akhirnya berubah menjadi biru jernih.
Baca Juga: Tali kapal sudah dilepas, pelayaran di Kupang ditunda karena tangis anak cari bapaknya
Perubahan warna tersebut justru membuat kepercayaan warga terhadap 'khasiat' air sinkhole semakin kuat.
Namun, di balik kepercayaan tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengingatkan bahwa air sinkhole berpotensi mengandung bakteri, logam berat, hingga zat berbahaya lainnya.
Air tersebut juga belum melalui uji klinis atau penelitian ilmiah yang melibatkan manusia untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya sebagai pengobatan.
“Jika dikonsumsi, hal ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan,” demikian peringatan yang disampaikan dalam unggahan tersebut.