Menurut Daryono, proses penumpukan material berlangsung hingga endapan tersebut akhirnya menyembul ke permukaan air.
Baca Juga: Kapolres Subang turun saat subuh, Suling Amis jadi ruang bangun kedekatan dengan warga
Dengan kondisi tersebut, kemunculan daratan baru tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai terbentuknya gunung api baru yang berdiri sendiri.
Berada di antara Anak Krakatau dan Pulau Sertung
Daratan baru tersebut diketahui terbentuk di antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung.
Menurut Daryono, proses terbentuknya daratan dipengaruhi kombinasi faktor geologis dan oseanografis. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah kondisi dasar laut di kawasan tersebut.
Area itu merupakan bagian dari kaldera purba yang tersisa dari letusan besar Krakatau pada 1883.
Baca Juga: Kasus keracunan MBG Batang: 276 Orang jadi korban, operasional SPPG Bawang dihentikan
Dasar laut di kawasan tersebut tergolong dangkal sehingga material hasil erupsi lebih mudah menumpuk dan mencapai permukaan.
Kondisi tersebut membuat material vulkanik yang terbawa dan mengendap di laut dapat membentuk struktur daratan baru secara bertahap.
Bisa membesar atau lenyap kembali
Keberadaan daratan baru tidak berarti struktur tersebut akan terus bertahan atau berkembang menjadi pulau permanen.
Menurut Daryono, keberlangsungannya sangat bergantung pada aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan proses erosi alam.
“Apakah daratan ini bisa membesar atau justru lenyap kembali? Jawabannya sangat bergantung pada pertarungan antara aktivitas vulkanik dan erosi alam,” bebernya.
Artikel Terkait
Kesaksian pemancing saat Gunung Anak Krakatau erupsi, semburan lava pijar yang menyala terekam kamera
Viral warga Bandar Lampung bagikan kondisi rumahnya yang diselimuti abu vulkanik Gunung Anak Krakatau: Kayak enggak ditempati puluhan tahun
Sempat ditutup imbas abu Anak Krakatau, ini daftar 10 bandara yang kembali resmi beroperasi
Pencarian hari kedua 5 jurnalis yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau, tim SAR perluas area penyisiran
Usai erupsi Anak Krakatau mereda, muncul fenomena 'telur ceplok' yang dipotret dari atas kawah
8 Orang masih dicari, ini pengakuan keluarga Daus sang jurnalis yang hilang saat liputan Anak Krakatau
Kronologi penemuan jenazah Surakman di Pulau Enggano, ABK kapal 5 jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau