Yanuardi berharap Indonesia dapat belajar dari Iran, khususnya dalam menjadikan krisis sebagai pendorong kemandirian sains.
Ia juga mengusulkan agar umat Islam memperkuat tradisi ilmiah dengan membangun integrasi antara teks-teks suci dan realitas modern.
“Jika Iran bisa membangun teknologi dan sains dalam tekanan, kita juga bisa jika memiliki etos kerja, visi kebangsaan, dan spiritualitas yang kokoh,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Konflik Iran-Israel dan arsitektur baru Timur Tengah: Perspektif peneliti UI
AS klaim serang program nuklir, bukan negara Iran: Wapres JD Vance sebut tujuan utama adalah perdamaian
Pasca gencatan senjata, Khamenei muncul dan klaim Iran menang telak atas Israel
Perang Israel-Iran, DPR imbau WNI di wilayah konflik tetap tenang, evakuasi dilakukan bertahap
Iran bantah rencana negosiasi nuklir dengan AS, Menlu Araghchi sebut Washington penuh kontradiksi
AS surati Dewan Keamanan PBB: Serangan ke fasilitas nuklir Iran disebut upaya cegah kepemilikan senjata nuklir
Konflik Iran-Israel dan dinamika baru Timur Tengah: Perspektif Yanuardi Syukur, peneliti UI