Pasca gencatan senjata, Khamenei muncul dan klaim Iran menang telak atas Israel

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 26 Juni 2025 | 23:07 WIB
Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei (tengah) (X.com/@khamenei_ir)
Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei (tengah) (X.com/@khamenei_ir)

GENMILENIAL.ID – Untuk pertama kalinya sejak berakhirnya ‘Perang 12 Hari’ antara Iran dan Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akhirnya angkat bicara.

Dalam pidato publiknya pada Kamis, 26 Juni 2025, Khamenei menyebut Iran menang atas Israel, bahkan mengklaim musuh bebuyutannya itu nyaris hancur total.

Pidato ini disampaikan setelah gencatan senjata resmi diberlakukan pada 24 Juni, yang menandai akhir dari rentetan serangan udara antara kedua negara yang dimulai pada 13 Juni 2025 lalu.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada bangsa Iran yang hebat atas kemenangannya atas rezim Zionis yang sesat,” ujar Khamenei sebagaimana dilansir Al Jazeera dan IRNA, kantor berita resmi pemerintah Iran.

Baca Juga: Politikus Muslim Zohran Mamdani unggul di New York, Trump tanggapi dengan cemoohan

Menurut Khamenei, meski Israel menggempur fasilitas militer dan nuklir Iran di awal perang, serangan balasan Iran telah berhasil menggoyahkan jantung wilayah kekuasaan Zionis tersebut.

Ia bahkan menyatakan bahwa Tel Aviv berada di ambang kehancuran.

“Terlepas dari semua kegaduhan dan klaim mereka, rezim Zionis hampir runtuh dan hancur di bawah serangan-serangan Republik Islam,” tambahnya dalam pidato yang disampaikan dengan nada penuh keyakinan.

Pernyataan ini muncul di tengah meredanya konflik bersenjata setelah intervensi diplomatik dari sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat yang sempat melancarkan serangan ke fasilitas nuklir Iran dan memfasilitasi proses menuju gencatan senjata.

Baca Juga: Pawai Obor 1 Muharram di Subang, refleksi hijrah sebagai penguat identitas keislaman dan budaya lokal

Meski mengklaim kemenangan, belum ada verifikasi independen atas pernyataan Iran bahwa mereka hampir menghancurkan pusat kota Israel.

Di sisi lain, Israel sendiri belum mengeluarkan komentar langsung terkait pidato Khamenei tersebut.

Pidato ini menegaskan peran simbolik Khamenei dalam mempertahankan semangat nasionalisme Iran dan menggambarkan hasil konflik dalam kerangka kemenangan ideologis, meski tensi politik dan diplomatik kawasan masih jauh dari mereda.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Al Jazeera, IRNA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X