Iran bantah rencana negosiasi nuklir dengan AS, Menlu Araghchi sebut Washington penuh kontradiksi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 27 Juni 2025 | 22:10 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi (x.com/araghchi)
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi (x.com/araghchi)

GENMILENIAL.ID – Pemerintah Iran membantah klaim Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terkait rencana dimulainya kembali negosiasi perjanjian nuklir antara kedua negara.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak memiliki niat maupun persiapan untuk kembali ke meja perundingan dengan Washington.

“Saya ingin tegaskan bahwa tak ada kesepakatan, pengaturan, maupun percakapan yang dibuat untuk memulai kembali negosiasi,” kata Araghchi dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran, seperti dikutip dari Reuters, Jumat, 27 Juni 2025.

Baca Juga: Perang Israel-Iran, DPR imbau WNI di wilayah konflik tetap tenang, evakuasi dilakukan bertahap

Pernyataan ini sekaligus membantah pernyataan Trump sebelumnya yang menyebut pembicaraan nuklir antara kedua negara akan dimulai dalam waktu dekat.

Araghchi menyebut pernyataan dari pihak AS penuh dengan kontradiksi dan tidak konsisten. Ia menyinggung pengalaman pahit Iran dalam negosiasi terakhir yang berlangsung sebelum meletusnya perang Iran-Israel pada 13 Juni 2025.

“Dalam negosiasi baru-baru ini, mereka mencoba memikat kami untuk menyerahkan hak-hak bangsa kami. Tapi pada saat yang sama, mereka melepaskan rezim kriminal Zionis untuk melakukan serangan,” ujarnya, merujuk pada Israel.

Baca Juga: Penjualan mobil Hybrid melemah di Mei 2025, momentum elektrifikasi otomotif RI kian rapuh?

Menurut Araghchi, tindakan AS saat itu menunjukkan bentuk pengkhianatan, sebab di saat Iran berada dalam proses diplomasi, Israel justru melancarkan serangan udara terhadap fasilitas penting di Iran yang diduga mendapat restu diam-diam dari Washington.

“Peristiwa ini akan menjadi pelajaran penting bagi Teheran dalam menentukan langkah diplomasi ke depan,” tegasnya.

Meski menolak negosiasi ulang dalam waktu dekat, Araghchi mengatakan jalur diplomasi tetap terbuka.

Ia mengungkap bahwa dirinya masih menjalin komunikasi dengan sejumlah menteri luar negeri dari negara-negara lain.

Baca Juga: Okie Agustina soroti Dimas Anggara tak profesional usai dugaan pemukulan Kiesha Alvaro di lokasi syuting

“Diplomasi masih berjalan. Saya tetap berhubungan dengan beberapa menlu,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X