GENMILENIAL.ID - Ilmu sosiologi, yang kini menjadi salah satu pilar dalam kajian ilmu sosial, memiliki sejarah yang kaya dan kompleks.
Lahir dari pergolakan sosial dan intelektual di Eropa, sosiologi muncul sebagai respons terhadap perubahan radikal yang terjadi dalam masyarakat.
Mari kita menelusuri asal-usul ilmu sosiologi, dari masa pencerahan hingga menjadi disiplin akademik yang diakui secara luas.
Awal mula, revolusi industri dan pergolakan sosial
Sosiologi lahir pada abad ke-19, suatu periode yang ditandai dengan Revolusi Industri dan perubahan sosial yang masif di Eropa.
Revolusi Industri membawa perubahan besar dalam struktur sosial dan ekonomi, menciptakan ketidaksetaraan, urbanisasi, dan munculnya kelas pekerja baru.
Masyarakat Eropa yang sebelumnya agraris berubah menjadi masyarakat industri yang penuh dengan dinamika baru.
Pada masa ini, para pemikir mulai mencari cara untuk memahami dan menjelaskan perubahan-perubahan yang terjadi.
Mereka merasa perlu untuk mengembangkan sebuah ilmu baru yang mampu menganalisis struktur dan dinamika sosial. Inilah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya sosiologi.
Auguste comte, bapak sosiologi
Nama Auguste Comte (1798-1857) tidak bisa dipisahkan dari sejarah sosiologi.
Seorang filsuf asal Prancis, Comte adalah orang pertama yang mencetuskan istilah 'sosiologi' dalam karyanya 'Cours de Philosophie Positive' (1830-1842).
Baca Juga: ESAI : Pilkada Subang, diantara tantangan dan harapan, kita butuh pemimpin yang progresif
Artikel Terkait
Stres dan depresi? seperti ini penjelasanya dalam sudut pandang ilmu psikologi
Mengenal Ilmu Komunikasi dan cabang-cabangnya
Dekonstruksi Ilmu Komunikasi, jembatan pemahaman di era digital
Ilmu semiotika, membongkar kode rahasia bahasa dan simbol
Pilar penting dalam kehidupan, berkenalan dengan ilmu humaniora beserta cabangnya
Menggali jejak sejarah melalui ilmu filologi
Mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNAS Jakarta raih medali perunggu pada ajang film pendek di Malaysia