news

Kontroversi sebut ‘enjoy’ di tengah kabut asap, walkot Palembang akui salah pilih kata

Kamis, 8 Oktober 2026 | 22:34 WIB
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa buka suara mengenai kontroversi ucapan enjoy saat ditanya soal kabut asap (Instagram/ratudewa)

GENMILENIAL.ID - Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta maaf setelah pernyataannya yang menyebut kata 'enjoy' saat ditanya mengenai kondisi kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi viral di media sosial.

Pernyataan tersebut menuai reaksi masyarakat, terutama di tengah kondisi kabut asap yang dalam beberapa waktu terakhir ramai dikeluhkan warga melalui media sosial.

Dewa kemudian memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram resminya, @ratudewa, pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Baca Juga: Surat usulan pemakzulan Gibran viral, Nasdem segera minta klarifikasi Tonny Tesar

Ratu Dewa minta maaf kepada warga

Dalam unggahannya, Dewa menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang terdampak karhutla, baik yang berada di wilayah Kota Palembang maupun yang terdampak asap dari luar daerah.

“Dengan kerendahan hati, saya meminta maaf dengan warga yang terdampak karhutla baik yang ada di dalam Kota Palembang maupun dampak dari luar yang menyebabkan asap terus menerus,” tulis Dewa.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang melalui Tim Damkar dan BPBD terus berupaya menangani titik api.

Baca Juga: Viral turis WNI diduga beri plastik ke rusa di Jepang, begini klarifikasinya

Menurutnya, tim tersebut setiap hari berada dalam kondisi siaga untuk melakukan pemadaman.

Selain penanganan titik api, Dewa menyebut pemerintah juga menyiapkan tim kesehatan yang melakukan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.

Posko kesehatan turut disiapkan untuk menangani persoalan kesehatan akibat kondisi kabut asap.

Edukasi mengenai penggunaan masker juga diberikan kepada warga yang terdampak.

Baca Juga: KSAD Maruli Simanjuntak pastikan tindak tegas prajurit yang fasilitasi rumah dinas untuk judi online

Halaman:

Tags

Terkini