GENMILENIAL.ID — Video yang memperlihatkan sejumlah siswa pramuka asal Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangis karena terancam gagal mengikuti Jambore Nasional viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @undercover.id pada Jumat 7 Agustus 2026, para siswa tampak menangis sambil memeluk Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk.
Mereka mengungkapkan kekhawatiran tidak dapat berangkat ke Jakarta untuk mengikuti Jambore Nasional akibat keterbatasan biaya.
“Bapak, kami mau ikut Jambore, tolong kami,” ujar salah seorang siswa dalam video tersebut.
Unggahan itu menyebut kondisi tersebut terjadi karena belum adanya dukungan anggaran yang mencukupi untuk keberangkatan para peserta.
Ketua Kwarda NTT ikut terharu
Ketua Kwarda NTT, Sinun Petrus Manuk, juga terlihat emosional saat mendengar langsung keluh kesah para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kontingen Ende sempat menghadapi ketidakpastian karena belum tersedianya alokasi anggaran untuk mengikuti kegiatan tingkat nasional tersebut.
Padahal, para siswa pramuka dari Ende diketahui memiliki prestasi membanggakan, salah satunya meraih Juara 1 Debat Forum Penggalang tingkat provinsi.
“Pak Bupati Ende, saya Sinun Petrus Manuk, Ketua Kwartir Daerah, berurai air mata bersama anak-anak ini,” ujarnya dalam video yang beredar.
“Anak-anak Ende tidak bisa berangkat,” lanjutnya.