news

Kasus pencabulan siswa SD di Tanjungbalai, Kadisdik ungkap perbedaan keterangan oknum guru dan keluarga korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 23:37 WIB
Momen guru ASN dan suami diduga lakukan pelecehan seksual (Instagram/wilis_medan)

GENMILENIAL.ID - Publik dibuat geram dengan kasus dugaan pencabulan yang melibatkan oknum guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan suaminya terhadap seorang murid laki-laki di Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Peristiwa ini mencuat ke permukaan setelah video warga menggeruduk rumah terduga pelaku viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat warga meluapkan emosi dengan teriakan dan makian saat guru berinisial A keluar dari rumahnya dengan pengawalan aparat.

Kasus ini pun langsung menyita perhatian nasional, terlebih setelah diketahui bahwa dugaan peristiwa tersebut ternyata sudah pernah ditangani sebelumnya oleh pihak terkait.

Baca Juga: Gas langka di Subang, Bupati Reynaldy ajukan tambahan kuota ke pemerintah pusat

Sudah pernah ditangani sebelum viral

Kepala Dinas Pendidikan Tanjungbalai, Bukhori Ginting Suka, mengungkapkan bahwa laporan terkait dugaan pelecehan ini sebenarnya sudah diterima sejak akhir Juni 2026.

Saat itu, pihak sekolah melaporkan kejadian tersebut melalui surat resmi.

Menindaklanjuti laporan itu, Dinas Pendidikan segera memanggil kepala sekolah untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Proses klarifikasi juga dilakukan terhadap guru A dan sejumlah pihak lainnya guna mengumpulkan informasi awal.

Baca Juga: Beredar video dugaan satpam di Bundaran HI dipaksa sujud usai tegur sopir Alphard yang ngaku aparat

Namun, meski sudah ditangani secara internal, kasus ini baru benar-benar menjadi sorotan luas setelah video penggerudukan rumah pelaku beredar di media sosial beberapa hari terakhir.

Perbedaan keterangan muncul ke publik

Bukhori juga menjelaskan adanya perbedaan keterangan antara pihak guru A dengan informasi yang berkembang di masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini