news

Pilu istri polisi di Tegal yang diduga alami KDRT: Pernah dicekoki sabu tiap hari, dengan dalih biar tak merasa galau

Senin, 6 Juli 2026 | 20:43 WIB
Menyoroti fakta terkini ihwal dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) seorang polisi terhadap istrinya di Tegal, Jawa Tengah (YouTube.com/DennySumargo)

Hal itu dilakukan dengan dalih untuk membuat dirinya tidak merasa galau.

Baca Juga: Kronologi ngeri perlawanan terduga bandar narkoba di Kalteng saat digeruduk polisi, berujung wafatnya 3 aparat

“Sejak awal itu sudah dicekoki narkoba,” ujar MAN.

Ia bahkan menyebut kebiasaan tersebut dilakukan hampir setiap hari, layaknya rutinitas biasa. Kondisi ini tentu memperburuk keadaan korban, baik secara fisik maupun mental.

Rumah dipenuhi CCTV diduga untuk intimidasi

Kuasa hukum korban, Raden Reza, mengungkap fakta lain yang tak kalah mengejutkan.

Ia menyebut bahwa rumah tempat korban tinggal bersama pelaku dipenuhi kamera pengawas (CCTV) di hampir setiap sudut ruangan.

Baca Juga: Sayangkan pernyataan Kapolda NTT soal penolakan psikolog Polda, keluarga dokter Icha: Sudah ditangani ahli

“Di setiap kamar, setiap sudut ruangan itu ada CCTV,” kata Reza.

Menurutnya, keberadaan CCTV tersebut diduga digunakan sebagai alat untuk mengawasi sekaligus mengintimidasi korban agar tidak berani melaporkan kejadian yang dialaminya.

Insiden luka bakar yang memilukan

Puncak dari dugaan kekerasan ini terjadi pada September 2025, saat korban mengalami luka bakar serius.

Menurut keterangan kuasa hukum, insiden bermula ketika korban dipaksa belajar meracik sabu oleh pelaku.

Baca Juga: Polisi buru pelaku yang tinggalkan bayi di toilet KA Sancaka Yogyakarta-Surabaya Gubeng, mulai cek CCTV

Dalam situasi tersebut, pelaku diduga meluapkan emosi dan menyiramkan cairan kimia berbahaya ke tubuh korban.

Halaman:

Tags

Terkini