Hal itu dilakukan dengan dalih untuk membuat dirinya tidak merasa galau.
“Sejak awal itu sudah dicekoki narkoba,” ujar MAN.
Ia bahkan menyebut kebiasaan tersebut dilakukan hampir setiap hari, layaknya rutinitas biasa. Kondisi ini tentu memperburuk keadaan korban, baik secara fisik maupun mental.
Rumah dipenuhi CCTV diduga untuk intimidasi
Kuasa hukum korban, Raden Reza, mengungkap fakta lain yang tak kalah mengejutkan.
Ia menyebut bahwa rumah tempat korban tinggal bersama pelaku dipenuhi kamera pengawas (CCTV) di hampir setiap sudut ruangan.
“Di setiap kamar, setiap sudut ruangan itu ada CCTV,” kata Reza.
Menurutnya, keberadaan CCTV tersebut diduga digunakan sebagai alat untuk mengawasi sekaligus mengintimidasi korban agar tidak berani melaporkan kejadian yang dialaminya.
Insiden luka bakar yang memilukan
Puncak dari dugaan kekerasan ini terjadi pada September 2025, saat korban mengalami luka bakar serius.
Menurut keterangan kuasa hukum, insiden bermula ketika korban dipaksa belajar meracik sabu oleh pelaku.
Dalam situasi tersebut, pelaku diduga meluapkan emosi dan menyiramkan cairan kimia berbahaya ke tubuh korban.
Artikel Terkait
Bripda MS resmi dipecat tak hormat usai tersangka aniaya pelajar hingga tewas di Tual
Sebelum jadi korban aniaya, YTR sempat ditemukan menangis di tempat kerja karena cemaskan harta yang dibawa kabur pacarnya
Diduga 3 tahun aniaya kekasih, ini kronologi perilaku sadis Taufik Hidayat yang kini mendekam di sel Mapolda Jabar
Drama penangkapan tersangka aniaya Taufik Hidayat, si penagih utang yang ‘licin’ dan sempat diuber warga se-Jabar
Usai penangkapan Taufik Hidayat, muncul isu utang pinjol korban aniaya yang kini diklaim sudah lunas
Bagaimana kronologi kasus aniaya istri polisi di Tegal? Ada dugaan korban dicekoki sabu sejak awal hubungan
Pecah tangis ibu usai putrinya jadi korban aniaya oknum polisi di Tegal: Mending badan saya dipukul, ketimbang hati