GENMILENIAL.ID - Layanan darurat 110 milik Polri tengah menjadi sorotan publik setelah sejumlah warganet membagikan pengalaman kurang menyenangkan saat mencoba menghubungi call center tersebut.
Keluhan ini viral di media sosial, khususnya platform Threads, setelah akun @de.pirjin mengunggah pengalamannya saat ingin melaporkan kecelakaan lalu lintas di Tol Cililitan.
Laporan kecelakaan tak direspons maksimal
Dalam unggahannya, ia mengaku menelepon layanan 110 sekitar pukul 04.00 WIB untuk melaporkan kejadian kecelakaan di KM 03+600 Tol Cililitan. Namun, respons yang diterima dinilai jauh dari harapan.
Baca Juga: Ribuan warga Subang terancam menganggur, APER gelar istigosah desak program MBG dilanjutkan
“Sumpah yak @halo_polisi @polisi_indonesia gua barusan telepon 110 buat laporan ada lakalantas,” tulisnya.
Alih-alih mendapat respons cepat, ia justru mengaku tidak mendengar jawaban dari petugas. Yang terdengar hanya suara aktivitas makan disertai sendawa.
“Enggak ada suara respons dari call center, yang terdengar suara makan dan sendawa dengan ucap ‘Alhamdulillah,’” lanjutnya.
Pengalaman tersebut membuatnya mempertanyakan profesionalitas layanan darurat yang seharusnya sigap dalam menangani situasi genting.
Baca Juga: Bupati Subang tegas soal jabatan: Zero rupiah, tak ada jual beli dalam pelantikan 18 PNS
Warganet lain ungkap pengalaman serupa
Unggahan tersebut langsung mendapat perhatian luas dan dibanjiri komentar dari warganet lain yang mengaku mengalami hal serupa saat menghubungi layanan 110.
Salah satu akun menyebut pernah melaporkan balapan liar, namun justru diarahkan untuk menghubungi kantor polisi terdekat.
“Ya itu harus telepon Polseknya,” tulis salah satu warganet menirukan jawaban petugas yang diterimanya.