news

Latsar calon manajer Kopdes jadi sorotan, Kemhan pastikan pelatihan SPPI berbeda dengan pendidikan militer untuk prajurit

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06 WIB
Latsar militer SPPI untuk program KDKMP-KNMP (Instagram/kolatkoarmada1)

GENMILENIAL.ID – Pelaksanaan latihan dasar bagi calon manajer program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) menuai sorotan publik.

Hal ini lantaran para peserta yang berasal dari kalangan sipil mengikuti pelatihan yang sekilas menyerupai latihan militer.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan, menegaskan bahwa pelatihan dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) memiliki tujuan berbeda.

Baca Juga: Viral karyawan minimarket di Ambon iseng bakar kaki bocah, berujung klarifikasi dan permintaan maaf

“Perlu kami tegaskan bahwa kegiatan ini bukan bertujuan membentuk peserta menjadi prajurit atau anggota militer,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kemhan, Jumat, 27 Juni 2026.

Bukan untuk membentuk prajurit

Ketut menegaskan bahwa para peserta tetap dipersiapkan sebagai tenaga sipil yang akan bertugas sebagai calon manajer koperasi di desa dan kampung nelayan.

“Para peserta tetap berada pada profesi dan penugasan sipilnya sebagai calon manajer pengelola Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa pelatihan yang diberikan tidak bertujuan mengubah status atau peran peserta menjadi bagian dari militer.

Baca Juga: Bukan pejabat, polisi ungkap pekerjaan asli pelaku penganiayaan caddy golf di Tangerang

Fokus pada pembentukan karakter

Lebih lanjut, Ketut menjelaskan bahwa pelatihan bela negara dan manajerial ini difokuskan pada pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas individu.

“Latihan ini diarahkan untuk membentuk disiplin, kepemimpinan, integritas, kerja sama, tanggung jawab, profesionalisme, hingga kemampuan bekerja dalam tekanan,” katanya.

Menurutnya, penguatan karakter tersebut menjadi penting dalam mendukung peran strategis koperasi dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Halaman:

Tags

Terkini