GENMILENIAL.ID – Sosok pria yang terekam dalam video viral penganiayaan terhadap seorang caddy golf di Tangerang akhirnya terungkap.
Fakta mengejutkan pun muncul setelah polisi memastikan identitas dan latar belakang pelaku.
Pelaku berinisial FP (38 tahun) telah diamankan oleh Tim Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota pada Jumat, 26 Juni 2026. Ia kini resmi ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan.
Sebelumnya, beredar luas di media sosial bahwa pelaku merupakan seorang pejabat publik. Isu tersebut sempat memicu kemarahan publik dan membuat kasus ini menjadi perhatian luas.
Baca Juga: Subang Fest Vol.12 dongkrak ekonomi kreatif dan pariwisata Ciater
Polisi tegaskan pelaku bukan pejabat
Menanggapi kabar yang beredar, pihak kepolisian langsung memberikan klarifikasi terkait identitas FP. Polisi memastikan bahwa informasi yang menyebut pelaku sebagai pejabat tidak benar.
Kanit Jatanras Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKP Suwito, menjelaskan bahwa isu tersebut muncul di awal penyelidikan dan sempat membuat kasus ini mendapat atensi khusus.
“Sempat ada informasi awal kalau pelaku adalah pejabat publik atau anggota dewan, makanya kasus ini langsung menjadi atensi pimpinan. Namun setelah ditemukan, ternyata dia wiraswasta,” ujar AKP Suwito kepada awak media, Sabtu, 27 Juni 2026.
Klarifikasi ini sekaligus meluruskan spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait status sosial pelaku.
Pelaku berprofesi jual-beli mobil bekas
Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa FP merupakan seorang wiraswasta yang bergerak di bidang jual-beli mobil bekas.
Ia disebut kerap membeli kendaraan bekas di wilayah Jakarta dan sekitarnya, kemudian menjualnya kembali ke wilayah Sumatera.
Artikel Terkait
2 Hari setelah aksi brutal, Polres Subang ringkus pelaku penganiayaan berat terhadap mantan istri
Teguran saat lewati banjir berujung dugaan penganiayaan, sejoli di Jakarta Utara alami luka lebam
Soal penangguhan penahanan, korban kecewa Habib Bahar bin Smith belum ditahan dalam kasus dugaan penganiayaan
Kronologi dan hasil autopsi NS, bocah 12 tahun di Sukabumi diduga korban penganiayaan ibu tiri
Usai polemik ‘Cukup Aku WNI, Anak Jangan’, Arie Kriting soroti nasionalisme hingga dugaan penganiayaan siswa di Maluku
Pesan terakhir Bripda DP minta Nasu Palekko saat sahur, keluarga desak usut dugaan penganiayaan di Polda Sulsel
Kasus daycare Little Aresha Yogyakarta terkuak, eks karyawan jadi kunci terbongkarnya dugaan penganiayaan