GENMILENIAL.ID – Sebuah video yang memperlihatkan aksi tak pantas seorang karyawan minimarket di Ambon mendadak viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.
Dalam rekaman tersebut, seorang bocah yang tengah tertidur justru menjadi korban tindakan iseng yang berujung menyakitkan.
Peristiwa ini pertama kali ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo pada Minggu, 28 Juni 2026.
Video tersebut menunjukkan seorang karyawan minimarket diduga melakukan tindakan yang tidak manusiawi terhadap seorang anak kecil yang terbaring di depan toko.
Baca Juga: Bukan pejabat, polisi ungkap pekerjaan asli pelaku penganiayaan caddy golf di Tangerang
Aksi iseng yang berujung kecaman
Dalam video yang beredar, karyawan bernama Rendi Glen Pattipelilohy terlihat menyalakan kertas menggunakan korek api dan meletakkannya di atas kaki bocah yang sedang tertidur di emperan toko.
Alih-alih menolong, pelaku justru tampak tertawa bersama rekannya saat melihat korban bereaksi kesakitan.
"Pelaku tampak menyalakan kertas di atas kaki korban menggunakan korek api," tulis keterangan unggahan tersebut.
"Lalu menyaksikan korban kesakitan, sementara (pelaku) tertawa bersama rekannya," sambungnya.
Baca Juga: Subang Fest Vol.12 dongkrak ekonomi kreatif dan pariwisata Ciater
Aksi tersebut langsung menuai kecaman luas dari warganet yang menilai tindakan itu tidak memiliki empati dan sangat tidak pantas dilakukan, terlebih kepada seorang anak kecil yang tidak berdaya.
Klarifikasi dan permintaan maaf pelaku
Setelah video tersebut viral, Rendi akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf secara terbuka melalui sebuah video.
Artikel Terkait
Bukan sekadar reward! Perumda TRS kirim karyawan umroh untuk dongkrak kinerja dan spirit layanan
Kasus daycare Little Aresha Yogyakarta terkuak, eks karyawan jadi kunci terbongkarnya dugaan penganiayaan
Nekat curi Rp66 juta demi biaya nikah, aksi mantan karyawan di Pamanukan berakhir di tangan polisi
Nekat bobol kasir demi biaya nikah, mantan karyawan di Subang gasak uang puluhan juta
Kesaksian sekuriti PT Arami Jaya di Purworejo usai insiden kebakaran: Karyawan teriak-teriak ada asap dari parkiran atas
Pilu karyawan Alfamart usai wacana relokasi di Lombok Tengah: Biaya kos nggak cukup, jauh dari rumah
WO Marwah dikuliti eks karyawan, gaji telat hingga ancaman UU ITE terungkap