news

PCMB 2026 di Jabar semrawut, ibu-ibu geruduk DPRD: Orang miskin juga ingin sekolah negeri!

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:33 WIB
Menyoroti aksi demonstrasi mahasiswa hingga ibu-ibu di Gedung DPRD Jabar terkait kerumitan sistem PCMB 2026 hingga kenaikan BBM (Instagram.com/@heybandoeng)

GENMILENIAL.ID - Polemik PCMB 2026 dan kenaikan harga BBM memicu gelombang aksi di DPRD Jawa Barat (Jabar), melibatkan ibu-ibu hingga mahasiswa yang menyuarakan tuntutan mereka.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 11 Juni 2026 itu ramai diperbincangkan setelah video dan dokumentasinya beredar luas, salah satunya melalui unggahan akun Instagram @heybandoeng pada Jumat, 12 Juni 2026.

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa aksi berlangsung damai meski membawa sejumlah tuntutan penting.

Baca Juga: Dasco imbau warga lepas dollar, rupiah diprediksi menguat pekan depan

“BBM naik, rupiah melemah, program MBG disorot. Aksi berlangsung damai,” tulis akun tersebut sebagai sumber informasi.

Aksi unik emak-emak di tengah demonstrasi

Aksi ini semakin menarik perhatian publik karena adanya partisipasi ibu-ibu yang membawa peralatan dapur dan memasak di lokasi demonstrasi.

Aksi tersebut bukan sekadar aktivitas biasa, melainkan bentuk protes simbolik terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat kecil.

Seorang peserta aksi, Neni Suhaeni, mengaku sengaja memasak cireng dan menyeduh kopi untuk para demonstran.

Baca Juga: Saham BCA dinilai ‘murah’, Dasco: Selama sesuai mekanisme pasar silakan dibeli

Ia menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk perjuangan untuk hak pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Ini kan kita lagi memperjuangkan hak anak orang miskin, anak-anak yang juga mau sekolah masuk sekolah negeri,” tegasnya.

Keluhan orang tua soal sistem PCMB 2026

Menurut Neni, sistem Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 di Jawa Barat dinilai membingungkan.

Halaman:

Tags

Terkini