Baca Juga: Total 543 jemaah haji Subang berangkat, terbagi dua kloter dari Kertajati
“Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami harap masyarakat bisa saling menjaga dan meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar,” tegas Indra.
Polisi juga memastikan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif di balik kemunculan teror pocong tersebut.
Beredar di media sosial
Sejumlah akun media sosial turut membagikan pengalaman dan temuan terkait fenomena ini. Salah satu akun Threads, @anaameliaseptiani, mengunggah tangkapan layar foto pocong yang berdiri di depan rumah warga.
“Hati-hati ya warga Tangerang, banyak pocong berkeliaran membawa senjata tajam,” tulisnya dalam unggahan pada Rabu, 20 Mei 2026.
Baca Juga: Menuju tanah suci, jemaah haji Subang dibekali pesan penting soal fisik dan nama baik
Dalam unggahan tersebut, ia juga membagikan percakapan dengan rekannya yang mengaku melihat langsung kejadian serupa di kawasan Poris Plawad, Tangerang.
“Udah sampai rumah gue nih. Ada 3 orang, yang 2 beraksi maling juga,” tulis pesan yang dibagikan.
Unggahan lain dari akun @zybe.et menyebutkan bahwa kejadian serupa terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di wilayah Poris Plawad Utara.
Sementara akun @farousffir_ mengaku menerima informasi adanya pocong yang mengetuk rumah kontrakan sekitar pukul 01.45 WIB.
Tidak hanya itu, akun @mirtazapine___ juga mengaku pernah melihat sosok pocong di area indekosnya yang berada di daerah Ciputat Timur.
Polisi lakukan pendalaman
Meski berbagai informasi telah beredar luas, pihak kepolisian menegaskan akan tetap melakukan pendalaman guna memastikan kebenaran serta motif di balik kejadian tersebut.