GENMILENIAL.ID – Aksi laporan palsu kembali terjadi, kali ini melibatkan debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) yang diduga meneror seorang penjual nasi goreng di Kota Semarang.
Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang menerima laporan kebakaran di sebuah warung nasi goreng di Jalan WR Supratman, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat.
Namun, setelah petugas tiba di lokasi, tidak ditemukan adanya kebakaran. Laporan tersebut ternyata palsu dan diduga sengaja dibuat untuk meneror pemilik usaha.
Baca Juga: Sempat dibantah, Bareskrim tetapkan Syekh Ahmad Al Misry tersangka dugaan pelecehan 5 santri
Mengaku karyawan, minta bantuan Damkar
Sekretaris Damkar Kota Semarang Ade Bhakti mengungkapkan bahwa laporan diterima pada Kamis sore, 23 April 2026.
Pelapor yang mengaku bernama Adi menghubungi layanan Damkar dengan kondisi panik dan meminta bantuan.
“Minta bantuan pak, tempat usaha saya terbakar pak,” tulis pelapor dalam pesan yang diunggah Ade Bhakti, Jumat, 24 April 2026.
Pelapor juga mengaku sebagai karyawan dari pemilik usaha dan meminta petugas segera datang ke lokasi.
Baca Juga: Evakuasi dramatis 2 WNA Rusia di tebing Pantai Cemongkak Bali, tim SAR gunakan helikopter
“Langsung ke alamat Pak, beliau lagi panik Pak, saya karyawannya. Ini lagi cari pertolongan terdekat,” lanjutnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Damkar langsung mengerahkan dua unit mobil ke lokasi kejadian.
Namun, setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan kebakaran sama sekali.
“Ternyata laporan tersebut dari DC pinjol yang ingin meneror mas Adi, penjual nasi goreng,” ujar petugas Damkar dalam keterangan yang diunggah.
Artikel Terkait
500 Kios terbakar di Pasar Taman Puring, 35 unit damkar dikerahkan, tak ada korban jiwa
Polda Metro ladeni permintaan gelar perkara Roy Suryo cs di kasus dugaan tudingan ijazah palsu Jokowi
22 Karyawan tewas dalam kebakaran gedung Terra Drone: Damkar ungkap akses evakuasi minim dan asap pekat jadi faktor utama
Viral petugas damkar Depok diteror usai buat konten ‘fungsi helm’, dua alamat rumah disebut dalam ancaman
Viral mobil Toyota Calya lawan arah di Gunung Sahari Jakpus, diduga panik pakai nopol palsu
Viral dugaan laporan palsu di aplikasi JAKI, warga Jakarta soroti hasil editan AI
Terbongkar! Sindikat pestisida palsu di Subang raup untung dari petani, produksi capai 1.500 dus