Sempat infus saat ulang tahun
Kondisi dr. Myta belum membaik hingga awal April 2026. Bahkan pada 1 April, ia mengirim voice note kepada rekannya dan mengeluhkan demam tinggi.
Baca Juga: Kecelakaan maut bus ALS vs truk tangki di Muratara Sumsel, 16 orang tewas dan kendaraan terbakar
Pada 13 April 2026, yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya, dr. Myta diketahui tetap menjalani tugas jaga dan bahkan harus mendapatkan infus di IGD.
“Di tanggal 13 April 2026 ini hari ulang tahun dr MAA. Jadi, dia mendapatkan infus setelah jaga malam dan di IGD dipasang infus,” ungkap Rudi.
Kirim voice note minta gantikan jadwal jaga
Dua hari setelahnya, tepatnya 15 April 2026, kondisi dr. Myta semakin memburuk.
Ia kembali mengirim voice note kepada rekannya untuk meminta bantuan menggantikan jadwal jaga.
“Terdengar napasnya sudah agak sesak,” ujar Rudi.
Dalam rekaman tersebut, dr. Myta meminta rekannya menggantikan jadwal pagi karena tidak kuat menjalani tugas.
“Aku mau minta tolong gantiin jadwal aku, yang pagi ini. Kalau misa kamu bisa. Hari ini saja. Nanti yang malam biarlah Rena nanti yang gantiin. Aku nggak bisa, nggak kuat Astri,” ucap dr. Myta dalam rekaman suara tersebut.
Ditemukan linglung di kos hingga dirawat intensif
Pada hari yang sama, keluarga tidak dapat menghubungi dr. Myta dan meminta bantuan rekan sejawat untuk mengecek kondisinya. Ia kemudian ditemukan dalam kondisi linglung di kos.
Baca Juga: Pemuda penyelamat lansia di Sungai Batang Anai Sumbar viral, Kadri dapat penghargaan dari pemkab