Kemenkes ungkap dr. Myta Aprilia sempat kirim voice note minta tolong gantikan jadwal jaga IGD hingga ditemukan linglung di kos

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 8 Mei 2026 | 15:15 WIB
Kemenkes ungkap hasil investigasi penyebab meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy (Instagram/medicstory.id)
Kemenkes ungkap hasil investigasi penyebab meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy (Instagram/medicstory.id)

GENMILENIAL.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhirnya membeberkan hasil investigasi terkait meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy, seorang dokter magang yang bertugas di Rumah Sakit KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi.

Dalam pemaparan resmi, Kemenkes mengungkap bahwa dr. Myta awalnya dalam kondisi sehat saat memulai program internship.

Namun, kondisinya kemudian menurun hingga akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif.

Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal Kemenkes, Rudi Supriatna Nata Saputra menjelaskan bahwa dr. Myta mulai mengikuti program internship sejak Agustus 2025 dan dinyatakan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan awal.

Baca Juga: Polisi beberkan penyebab kasus pencabulan di Ponpes Ndholo Kusumo Pati baru diusut meski korban melapor sejak 2024

“Beliau mulai internship sampai dengan masuk stase rumah sakit IGD diawali pada saat seleksi di 4 Agustus 2025,” ujar Rudi dalam konferensi pers di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Mei 2026.

“Data MCU yang bersangkutan dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat Palembang, hasilnya normal,” lanjutnya.

Sempat jalani magang tanpa keluhan kesehatan

Menurut Kemenkes, dr. Myta menjalani masa magang di Puskesmas Kuala Tungkal II sejak 11 Agustus 2025 hingga 10 Februari 2026 tanpa keluhan kesehatan berarti.

“Sepanjang proses internship tersebut, dokter MAA tidak ada keluhan kesehatan,” kata Rudi.

Baca Juga: Lapas Subang deklarasikan ikrar bersih dari HP ilegal, narkoba, dan penipuan

Ia kemudian melanjutkan stase di Rumah Sakit Kuala Tungkal mulai 11 Februari 2026 dan bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi sehat.

Namun, kondisi kesehatannya mulai menurun pada 26 Maret 2026.

Meski mengalami demam, batuk, dan pilek, dr. Myta tetap bekerja dan tidak melaporkan kondisinya kepada dokter pendamping.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X