Usai viral temuan ratusan senjata di sekolah swasta Jaksel, kegiatan belajar diklaim tetap berjalan normal

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 06:11 WIB
Menyoroti fakta di balik temuan ratusan senpi hingga alat amunisi pada lingkungan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan (Instagram.com/@medankinian)
Menyoroti fakta di balik temuan ratusan senpi hingga alat amunisi pada lingkungan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan (Instagram.com/@medankinian)

GENMILENIAL.ID - Jagat media sosial diramaikan dengan temuan ratusan senjata api, VCD porno hingga narkoba di lingkungan sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel).

Kasus ini memicu keheranan publik karena lokasi penemuan berada di area pendidikan.

Sebelumnya, ratusan senjata tersebut ditemukan di sebuah ruangan yang diduga pernah digunakan oleh mantan ketua yayasan sekolah.

Penemuan ini pun langsung menjadi perhatian luas karena jumlahnya yang tidak sedikit dan jenis barang yang tergolong berbahaya.

Baca Juga: Kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta, titik api diduga dari lantai 11 yang direnovasi

Meski demikian, pihak sekolah memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa.

Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum sekolah, Hermawanto, yang menegaskan bahwa tidak ada gangguan terhadap aktivitas siswa.

"Semua berjalan dengan baik. Kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik, tidak terjadi gangguan apa pun di sekolah," kata Hermawanto di lokasi, Jakarta Selatan, pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Ia menjelaskan bahwa proses pembongkaran ruangan dilakukan di luar jam belajar, sehingga siswa tidak mengetahui langsung kejadian tersebut.

Baca Juga: Polisi sebut Winda Lorenza bunuh diri, keluarga ungkap rencana masa depan: Apa masuk akal?

Selain itu, seluruh barang yang ditemukan juga telah diamankan oleh pihak kepolisian.

"Jadi waktunya itu dilakukan di acara sore hari, jadi sekitar jam 5 sampai malam," sebut Hermawanto.

"Sehingga tidak ada gangguan apa pun terhadap anak-anak di dalam proses belajar mengajar," ujarnya.

Kronologi penemuan di dalam ruangan

Temuan tersebut bermula saat pihak yayasan berencana membuka sebuah ruangan yang sebelumnya tertutup.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X