Skandal perundungan dr Aulia Risma: Terdakwa Zara mengaku ditekan senior di PPDS Anestesi Undip

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 5 Juni 2025 | 15:50 WIB
Ucapan bela sungkawa atas wafatnya Mahasiswa PPDS Anestesi di Undip, dr Aulia Risma Lestari (X.com/Undip)
Ucapan bela sungkawa atas wafatnya Mahasiswa PPDS Anestesi di Undip, dr Aulia Risma Lestari (X.com/Undip)

GENMILENIAL.IDSkandal dugaan perundungan yang menimpa almarhumah dr Aulia Risma, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip), terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Sidang terbaru digelar pada Kamis, 5 Juni 2025, dengan agenda pemeriksaan saksi.

Terdakwa dalam kasus ini, Zara Yupita Azra, memberikan tanggapannya atas kesaksian ibu korban, Nusmawun Malinah, yang menyebut putrinya menjadi korban perundungan oleh seniornya.

Baca Juga: Membongkar mentalitas pelaku bully dan cara menghindarinya, ini kata psikologi

"Saya tidak pernah bermaksud untuk mem-bully almarhum dr Aulia," ujar Zara di hadapan majelis hakim.

Zara mengaku saat itu dirinya juga berada dalam tekanan dari para senior di lingkungan PPDS Anestesi Undip.

Menurutnya, sistem hierarki yang berlaku membuat mahasiswa semester dua seperti dirinya harus menanggung hukuman atas kesalahan yang dilakukan mahasiswa semester satu.

"Semua kalimat yang keluar, karena saya berada dalam tekanan," kata Zara.

Baca Juga: Puasa Arafah dilaksanakan 5 Juni 2025, ini 3 keutamaannya bagi umat muslim

"Memang sistemnya seperti itu, yang mendapatkan hukuman selalu kakaknya, semester dua. Semester satu tidak mendapat hukuman, padahal yang salah semester satu," jelasnya.

Ia juga menyatakan bahwa perannya saat itu sebatas menjalankan sistem yang sudah ada.

Hukuman yang diberikan kepada junior, menurutnya, tidak berlangsung lama dan merupakan bagian dari proses pembinaan.

"Hukuman itu juga diberikan atas perintah dari angkatan chief of chief atau di atas chief seperti dewan syuro," tambahnya.

Baca Juga: Anak pencipta lagu 'Nuansa Bening' ikut buka suara soal polemik royalti dengan Vidi Aldiano

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X