news

Kuota haji Subang 2026 berkurang, ratusan calon jemaah tertunda meski sudah siap berangkat

Rabu, 6 Mei 2026 | 16:54 WIB
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri kegiatan Subang Berhaji di Aula Oman Syahroni, Pemda Subang, Rabu, 6 Mei 2026 (Dok. Istimewa)

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen di antaranya mendaftar melalui Bank Syariah Indonesia.

Baca Juga: Pendaki Gunung Putri di Cianjur tewas diduga terlindas truk semen gagal nanjak, jalan rusak jadi sorotan

Tingginya angka pendaftar ini menjadi salah satu faktor panjangnya antrean keberangkatan haji di wilayah Subang.

Melalui program Subang Berhaji, BSI bersama Pemerintah Daerah berupaya menghadirkan solusi, tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga melalui pendampingan finansial dan perencanaan ibadah.

Dorongan solusi lewat program perencanaan haji

Agus Masykur Rosyadi yang akrab disapa Kang Akur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, program Subang Berhaji menjadi langkah konkret dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat untuk merencanakan ibadah haji dan umrah sejak dini.

Baca Juga: Usai viral dijuluki 'Sang Predator', tersangka kasus pelecehan di Ponpes Pati ternyata sempat dilaporkan ke PPA pada 2024

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan keuangan yang matang melalui berbagai program seperti tabungan haji dan tabungan emas.

“Saya juga menyambut baik adanya berbagai manfaat yang ditawarkan dalam program ini, seperti tabungan haji, tabungan emas, serta berbagai doorprize menarik,” jelasnya.

Program tersebut dinilai dapat menjadi solusi alternatif di tengah keterbatasan kuota haji, sekaligus mendorong masyarakat untuk tetap mempersiapkan diri secara bertahap menuju keberangkatan ke Tanah Suci.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya perwakilan Kementerian Agama, jajaran Bank Syariah Indonesia, serta tokoh organisasi Islam di Kabupaten Subang.***

 

Halaman:

Tags

Terkini