Pendaki Gunung Putri di Cianjur tewas diduga terlindas truk semen gagal nanjak, jalan rusak jadi sorotan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 6 Mei 2026 | 15:23 WIB
Menyoroti insiden kecelakaan pendaki di Gunung Putri, Cianjur yang diduga terlindas truk pengangkut semen hingga tewas (Instagram.com/@pendaki_bandung98)
Menyoroti insiden kecelakaan pendaki di Gunung Putri, Cianjur yang diduga terlindas truk pengangkut semen hingga tewas (Instagram.com/@pendaki_bandung98)

GENMILENIAL.ID – Insiden kecelakaan yang menimpa sejumlah pendaki di kawasan Gunung Putri, Cianjur, Jawa Barat, menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.

Peristiwa ini salah satunya diketahui melalui unggahan akun Instagram @pendaki_bandung98 pada Rabu, 6 Mei 2026, yang menyebutkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dalam unggahan itu dijelaskan, satu orang pendaki dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka akibat insiden yang diduga melibatkan truk pengangkut semen.

Baca Juga: Usai viral dijuluki 'Sang Predator', tersangka kasus pelecehan di Ponpes Pati ternyata sempat dilaporkan ke PPA pada 2024

“Seorang pendaki MD (meninggal dunia) terlindas truk yang gagal menanjak di jalur menuju Gunung Putri, 3 lainnya luka-luka,” tulis akun tersebut.

Truk diduga gagal nanjak

Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan terjadi di wilayah Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Cianjur, pada Selasa, 5 Mei 2026 pagi.

Sebuah truk pengangkut semen dengan nomor polisi B 9807 BYZ diduga tidak kuat menanjak di jalur menuju Gunung Putri. Kendaraan tersebut kemudian mundur dan menimpa pengendara sepeda motor yang berada di belakangnya.

Acep, warga setempat, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 05.40 WIB saat arus lalu lintas cukup padat oleh kendaraan, termasuk rombongan pendaki.

Baca Juga: ASN Dispoparekraf Sulbar live TikTok saat jam kerja tuai sorotan, Sekda tegaskan: Datang ke kantor untuk bekerja

“Saat itu truk mogok karena tidak kuat nanjak, antrean kendaraan di belakang cukup panjang, termasuk motor para pendaki,” ujar Acep.

Ia juga menyebut, sebelum kejadian, muatan truk sempat diturunkan untuk mengurangi beban. Namun, saat proses tersebut berlangsung, kendaraan tiba-tiba mundur tak terkendali.

Jalan rusak dan muatan berat jadi faktor

Acep menduga kondisi jalan yang rusak menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan tersebut. Selain itu, muatan berat yang dibawa truk juga memperburuk situasi saat melintasi tanjakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X