news

Usai viral dijuluki 'Sang Predator', tersangka kasus pelecehan di Ponpes Pati ternyata sempat dilaporkan ke PPA pada 2024

Rabu, 6 Mei 2026 | 14:58 WIB
Menyoroti kasus dugaan pelecehan yang dialami 50 korban anak di bawah umur pada Ponpes Ndholo Kusumo, Pati (Instagram.com/@patisakpore - @pandawaragroup)

Baca Juga: Nekat bobol kasir demi biaya nikah, mantan karyawan di Subang gasak uang puluhan juta

Korban mulai berani bersuara

Kasus ini kembali mencuat setelah salah satu korban akhirnya berani bersuara dan melaporkan kembali dugaan peristiwa tersebut.

Ali menyebut korban merasa tidak tahan dengan perbuatan pelaku dan berharap keadilan bisa ditegakkan.

“Kasus ini saya pegang 3 bulan lalu. Korban dan ayahnya datang ke kantor,” sebutnya.

“Kasihan, anak yatim, korbannya memang kebanyakan orang tidak mampu,” tambahnya.

Baca Juga: Siswi SMKN 2 Garut diduga jadi korban razia rambut paksa oleh guru BK, 8 orang minta pendampingan hukum

Diduga terjadi sejak 2022

Berdasarkan keterangan korban, dugaan pelecehan tersebut telah berlangsung sejak 2022.

Ali menduga pelaku sempat menghilang pada 2024 setelah adanya laporan yang beredar di masyarakat.

Ia juga tidak menutup kemungkinan praktik tersebut sudah berlangsung lebih lama.

“Korbannya para santriwati, kebanyakan pelajar MTs. Tiga tahun berturut-turut, gonta-ganti semaunya,” ungkapnya.

Baca Juga: Oknum ASN Kesbangpol Subang ditangkap, terlibat dugaan penipuan proyek fiktif

Sempat digeruduk warga

Pada Sabtu, 2 Mei 2026, kediaman terduga pelaku yang berada di satu kompleks dengan asrama santriwati sempat didatangi warga.

Halaman:

Tags

Terkini