GENMILENIAL.ID – Kasus dugaan penganiayaan terhadap anak-anak di daycare Little Aresha, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, terus menjadi sorotan publik.
Di tengah proses hukum yang berjalan, muncul curhatan dari orang tua korban yang mengungkap dampak trauma pada anak mereka.
Salah satunya datang dari seorang ayah melalui akun Threads @hitawangse yang membagikan perubahan perilaku anaknya usai dititipkan di daycare tersebut.
Unggahan itu dibuat pada Rabu, 29 April 2026 dan menjadi perhatian luas di media sosial.
Baca Juga: Curhatan penumpang KRL usai kecelakaan Bekasi Timur viral, mengaku trauma hingga panic attack
Anak mulai tunjukkan tanda trauma
Dalam utasnya, sang ayah mengungkapkan bahwa anaknya yang berusia 2 tahun mulai menunjukkan perubahan perilaku yang mengarah pada trauma.
“Anak saya mulai ada trauma yang muncul satu per satu, dan kuncinya sementara ini harus ada sosok maskulin di rumah. Entah bapak, kakek, pakdhe, dll dan itu akrab,” tulisnya.
Ia menilai kehadiran sosok laki-laki yang dekat dengan anaknya menjadi salah satu cara untuk membantu proses pemulihan sementara.
Takut gelap, harus ditemani saat tidur
Perubahan paling terlihat terjadi saat waktu tidur. Anak tersebut kini tidak berani tidur dalam kondisi gelap seperti sebelumnya.
Baca Juga: Penumpang Argo Bromo Anggrek sempat kira kereta anjlok, momen usai tabrak KRL terekam
“Anak saya nggak mau tidur kalau gelap sekitar 2-3 minggu terakhir,” ujarnya.
Namun, dalam beberapa hari terakhir, kondisi anak mulai sedikit membaik ketika ditemani oleh ayahnya, baik secara langsung maupun melalui video call sebelum tidur.