Selanjutnya, pada Jumat, 24 April 2026, Sat Reskrim Polresta Yogyakarta melakukan penggerebekan dan menemukan dugaan praktik kekerasan terhadap anak.
Anak-anak disebut ditempatkan di ruangan sempit, bahkan ada yang kakinya diikat dan dibedong dengan alasan agar tidak bergerak aktif.
Polisi telah menetapkan 13 tersangka yang terdiri dari 2 pengelola dan 11 pengasuh. Sementara jumlah anak yang diduga menjadi korban mencapai 53 balita, sebagian besar berusia di bawah 2 tahun.
Kasus ini memicu keprihatinan luas, terutama terkait dampak jangka panjang terhadap kondisi psikologis anak-anak korban.***
Artikel Terkait
Menu MBG daging sapi alot disebut ‘daging karet’, kualitas makanan anak disorot
Besi hollow dari pick up tiba-tiba meluncur, anak SD di Gunungkidul meninggal dunia
Viral Daycare Little Aresha di Yogyakarta digerebek, dugaan anak diikat picu kemarahan publik
Viral curhat ibu soal daycare Little Aresha, ungkap luka memar anak dan pengakuan usai visum
Pilu surat dalam tas bayi yang ditemukan di Sukoharjo, minta dirawat pasutri yang belum punya anak
Kasus daycare Little Aresha Yogyakarta terkuak, eks karyawan jadi kunci terbongkarnya dugaan penganiayaan
Terungkap! Kekerasan di daycare Little Aresha diduga sudah lama, pengasuh ikat anak atas perintah yayasan