news

Kang Akur tekankan sinkronisasi pusat-daerah, otonomi tak boleh jalan sendiri

Senin, 27 April 2026 | 14:40 WIB
Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi atau Kang Akur, memimpin upacara sekaligus menyampaikan amanat pada peringatan Hari Otonomi Daerah di halaman Kantor Bupati Subang, Senin 27 April 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID - Peringatan Hari Otonomi Daerah di Kabupaten Subang menjadi momentum penegasan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi atau Kang Akur, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada keselarasan kebijakan dan implementasi antara pusat dan daerah.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah di halaman Kantor Bupati Subang, Senin, 27 April 2026.

Baca Juga: KDM gaungkan SDM unggul, Kemenag Subang siapkan ‘Maung Jabar’ dari madrasah

Sinkronisasi jadi kunci pembangunan

Dalam amanatnya, Kang Akur menekankan bahwa otonomi daerah bukan berarti berjalan terpisah, melainkan harus tetap terhubung dengan arah kebijakan nasional.

Ia menyebut, sinkronisasi menjadi kunci utama dalam berbagai aspek strategis, mulai dari perencanaan dan penganggaran hingga reformasi birokrasi.

“Diperlukan sinkronisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai kunci utama keberhasilan pembangunan nasional,” ujarnya.

Beberapa langkah strategis yang disoroti antara lain integrasi perencanaan dan penganggaran, digitalisasi birokrasi, penguatan kemandirian fiskal daerah, hingga kolaborasi antarwilayah.

Baca Juga: Pelaku kreatif Jateng berkumpul di Grobogan, perkuat kolaborasi ekonomi kreatif daerah

Otonomi daerah bukan sekadar kewenangan

Kang Akur menegaskan bahwa otonomi daerah harus dimaknai sebagai ruang inovasi, bukan sekadar pelimpahan kewenangan administratif.

Menurutnya, daerah harus mampu mengembangkan potensi lokal tanpa keluar dari kepentingan nasional.

“Keseimbangan antara kemandirian daerah dan kepentingan nasional harus dijaga agar kebijakan tetap sinergis,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini