Kontrak ini dinyatakan efektif setelah adanya Bank Garansi dari Bank BNI pada 16 Maret 2026.
Selain itu, pembayaran uang muka sebesar Rp2,84 triliun dari APN kepada DIPO juga menjadi penanda berjalannya proyek tersebut.
Belum ada klarifikasi resmi
Meski telah ramai diperbincangkan, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Kopdes Merah Putih ihwal isu pengadaan 20.600 unit truk tersebut.
Ketiadaan klarifikasi ini membuat isu terus berkembang di ruang publik.
Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap transparansi anggaran, pemerintah diharapkan segera memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.***