Petugas kemudian mengevakuasi korban sekitar pukul 07.45 WIB dan membawanya ke RSUP Dr Sardjito untuk mendapatkan penanganan medis.
Diduga akibat penumpukan gas metana
Hasil olah tempat kejadian perkara sementara mengungkap dugaan penyebab ledakan berasal dari akumulasi gas metana di dalam saluran limbah.
Gas tersebut terbentuk akibat fermentasi limbah organik yang terjebak dalam saluran tersumbat tanpa ventilasi memadai.
“Tekanan tinggi di ruang tertutup menyebabkan kegagalan struktur penutup saluran hingga terjadi ledakan,” jelas Budi.
Pengelola diminta perbaiki sistem limbah
Pasca kejadian, pihak kepolisian menyarankan pengelola Teras Malioboro 1 untuk segera melakukan pembersihan menyeluruh pada instalasi bio-filter.
Selain itu, diperlukan pemasangan pipa ventilasi tambahan agar gas tidak kembali terakumulasi.
Baca Juga: Viral ibu menyesal ajak anak ke playground saat lebaran, berujung tertular campak hingga dirawat
Pihak kepolisian juga menyampaikan bahwa pengelola bertanggung jawab atas penanganan medis korban.
Sementara itu, ketiga korban dilaporkan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius terkait pengelolaan limbah di kawasan publik, terutama yang menggunakan sistem tertutup.***