GENMILENIAL.ID – Aksi warga yang memblokade rel kereta api di Bandar Lampung berbuntut panjang. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang resmi menempuh jalur hukum atas tindakan tersebut.
Peristiwa yang viral di media sosial itu terjadi di perlintasan Garuntang–Sukamenanti, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung.
Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari menegaskan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.
Baca Juga: Viral ibu menyesal ajak anak ke playground saat lebaran, berujung tertular campak hingga dirawat
“Kami telah membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian atas aksi warga yang memalang jalur kereta api,” ujarnya, Senin, 30 Maret 2026.
Ia menambahkan, langkah hukum diambil agar kejadian serupa tidak terulang.
“Laporan ini agar kejadian terkait dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” imbuhnya.
Aksi berbahaya ganggu perjalanan kereta
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah warga menggotong rel bekas dan meletakkannya melintang di atas jalur kereta yang masih aktif.
Baca Juga: Viral bapak-anak lawan arah di Jogja, ditegur malah intimidasi dan ajak duel pengendara
Tindakan tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.
Berdasarkan informasi yang beredar, aksi ini dipicu emosi warga setelah terjadi insiden kendaraan yang tertemper kereta.
Dalam pesan yang beredar, disebutkan kendaraan tersebut diduga berhenti di tengah rel saat kereta sudah mendekat hingga akhirnya tertabrak.
KAI Tegaskan Tanggung Jawab Perlintasan
Artikel Terkait
Presiden Prabowo setujui anggaran Rp5 triliun untuk pembangunan 30 rangkaian kereta baru, target rampung setahun
Mahfud MD curigai ada dugaan korupsi di proyek Kereta Cepat Whoosh, soroti inkonsistensi pendanaan dan peralihan mitra
Viral warga blokade rel kereta api di Bandar Lampung, diduga tuntut ganti rugi usai mobil tertemper
Ditinggal mudik, kontrakan warga Cengkareng mendadak jadi tempat sampah, keluhkan ulah tetangga
Bazar Lebaran Monas diserbu ratusan ribu warga, Seskab Teddy ungkap instruksi Presiden Prabowo
Viral dua perempuan kejar pria diduga pelaku pelecehan di Bekasi, warga sebut sudah sering terjadi
Dari gerimis jadi badai, warga Cikarang Selatan ungkap momen mencekam saat atap rumah berterbangan