GENMILENIAL.ID – Keluhan mengenai menu kering dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan ramai diperbincangkan di media sosial.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah dugaan roti atau brownies yang telah kedaluwarsa namun ditutup dengan label tanggal baru di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Selama Ramadan, menu MBG yang biasanya berupa makanan siap santap diganti dengan menu kering agar dapat dikonsumsi siswa saat berbuka puasa.
Namun sejumlah unggahan di media sosial menyoroti kualitas menu yang dibagikan, mulai dari kandungan gizi hingga dugaan makanan yang dianggap tidak layak konsumsi.
Baca Juga: Polres Subang buka layanan titip kendaraan gratis saat mudik lebaran
Isu tersebut mencuat setelah akun X @dosenkesmas mengunggah tangkapan layar pengaduan terkait menu MBG pada Minggu, 8 Maret 2026.
Unggahan itu memperlihatkan keluhan mengenai roti yang diduga telah melewati masa kedaluwarsa, namun tanggalnya ditutup dengan label baru.
Dugaan tanggal kedaluwarsa diganti
Dalam tangkapan layar yang berasal dari unggahan akun X @merapi_uncover, seorang orang tua siswa mengaku kecewa dengan kualitas menu MBG yang diterima anaknya selama bulan puasa.
“Saya ingin mengungkapkan kekecewaan yang berkelanjutan tentang SPPG yang berjalan di sekolah anak kami. Selama puasa, MBG kering yang anak kami terima sangat memprihatinkan,” tulis pengaduan tersebut.
Keluhan itu menyebutkan roti yang dibagikan memiliki label bertuliskan 'Exp: 26/02/2026', namun label tersebut diduga ditutup dengan stiker baru bertuliskan 'Exp: 10/03'.
“Hari ini kami mendapat roti yang exp tertanggal 26 Februari 2026 yang ditutupi dengan label kertas baru,” tulis pengaduan tersebut.
Pengaduan tersebut telah dilihat puluhan ribu kali di media sosial.