Dalam unggahan itu juga ditampilkan menu lain yang dibagikan dalam paket MBG, seperti ubi ungu kukus dengan fla keju, jeruk, susu UHT full cream, serta kacang polong tepung.
Baca Juga: LAZ Assyifa Peduli salurkan donasi ke 8.412 penerima manfaat di 13 kecamatan Jawa Barat
Orang tua siswa tersebut mengaku telah menyampaikan keluhan langsung kepada pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi melalui pesan langsung di media sosial, namun belum mendapatkan perubahan.
Klarifikasi pihak bakery
Menanggapi viralnya dugaan tersebut, pihak Bolona Bakery yang produknya disebut dalam unggahan akhirnya memberikan klarifikasi.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan manajemen, mereka menjelaskan bahwa produk brownies panggang yang digunakan untuk menu MBG sebenarnya diproduksi pada 4 dan 5 Maret 2026 dan didistribusikan pada 6 Maret 2026.
“Menu yang dipesan adalah brownies panggang yang diproduksi pada tanggal 4 dan 5 Maret 2026 untuk MBG yang dibagikan pada tanggal 6 Maret 2026,” tulis manajemen Bolona Bakery.
Pihak bakery juga menjelaskan bahwa stiker yang menjadi sorotan merupakan stok label dari pesanan sebelumnya yang masih tersisa, sehingga dilakukan penyesuaian pada tanggal kedaluwarsa sesuai dengan tanggal produksi terbaru.
“Kami memohon maaf atas kegaduhan yang telah terjadi,” tulis pihak manajemen dalam pernyataannya.
Viralnya kasus tersebut kembali memunculkan sorotan publik terhadap pengawasan kualitas makanan dalam program MBG, terutama terkait keamanan pangan yang diberikan kepada para siswa.***
Artikel Terkait
Viral diduga menu MBG bumil berisi donat hingga mi instan, warganet pertanyakan kandungan gizinya
Setelah viral dugaan keracunan massal siswa di Cimahi, sampel menu MBG dikirim ke Labkes Jabar
Viral temuan belatung di puding stroberi menu MBG di Malang, pengelola dapur akui kelalaian
Diduga usai santap menu MBG, 28 santri ponpes di Jombang dilarikan ke rumah sakit
SPPG Cahaya Ngrayun Ponorogo akui teledor usai viral temuan belatung di menu MBG bandeng presto
Viral kritikan warga Purwodadi soal menu MBG Ramadan: Bukan tidak bersyukur, tapi supaya ada pembenahan
Viral siswa di Majalengka ngadu ke KDM soal menu MBG, sebut hanya mendapat ubi bakar