Viral temuan belatung di puding stroberi menu MBG di Malang, pengelola dapur akui kelalaian

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 13:12 WIB
Menyoroti peristiwa viral temuan belatung dalam paket MBG berupa puding stroberi di Tulusrejo, Malang, Jawa Timur (Instagram.com/@infomalangraya_)
Menyoroti peristiwa viral temuan belatung dalam paket MBG berupa puding stroberi di Tulusrejo, Malang, Jawa Timur (Instagram.com/@infomalangraya_)

GENMILENIAL.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan publik setelah beredar video yang memperlihatkan temuan belatung dalam puding stroberi yang dibagikan kepada siswa sekolah.

Video tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @infomalangraya_ pada Jumat 6 Maret 2026.

Dalam rekaman itu terlihat puding stroberi dengan potongan buah yang diduga terdapat belatung berukuran kecil.

Perekam video yang mengaku sebagai wali murid di wilayah Lowokwaru menyebut belatung tersebut masih hidup dan bergerak di antara potongan stroberi.

Baca Juga: Setelah viral dugaan keracunan massal siswa di Cimahi, sampel menu MBG dikirim ke Labkes Jabar

“Bu ngapunten, ini ada belatungnya masih hidup, gerak-gerak,” ucap perekam video dalam unggahan tersebut.

Menurut keterangan yang beredar, temuan tersebut dilaporkan terjadi pada paket MBG yang diterima sejumlah siswa kelas 3 dan kelas 6 di salah satu sekolah dasar di wilayah tersebut.

Keluhan para wali murid kemudian direkam dan dibagikan ke sejumlah grup WhatsApp hingga akhirnya menyebar luas di media sosial.

Pengelola dapur akui ada kelalaian

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak pengelola dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulusrejo akhirnya memberikan klarifikasi.

Baca Juga: Anggota DPR RI tolak Indonesia masuk Board of Peace, soroti afiliasi perusahaan Israel di Maluku Utara

Kepala SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2, Julffa Hannan, mengakui adanya kelalaian dalam proses pengolahan makanan yang dibagikan kepada siswa.

“Namanya pelayan publik, kami pasti mengakui kesalahan. Kurang teliti atau bagaimana,” ujar Julffa kepada awak media di dapur MBG Tulusrejo, Malang, Selasa 3 Maret 2026. 

Ia menjelaskan laporan temuan belatung tersebut diterima sekitar pukul 10.30 WIB, sementara proses distribusi makanan ke sekolah dilakukan sejak pukul 08.00 WIB.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X